Sabtu, 17 November 2018 |
Kesehatan - News Gallery

Memiliki Masalah Obesitas, Ini Penyebab Kematian Pretty Asmara

Kamis, 08 Nov 2018 | 06:32 WIB Dibaca: 216 Pengunjung

Pretty Asmara.*

[NEWSmedia] - Artis bertubuh gemuk Pretty Asmara meninggal dunia. Kabar duka ini dibagikan oleh salah satu akun Instagram yang mana di sana terlihat postingan sahabat Pretty yang menuliskan duka terdalamnya untuk selebriti tanah air tersebut.

Pretty Asmara terkenal sebagai selebriti yang bertubuh besar atau memiliki masalah obesitas. Gayanya yang percaya diri dan nyentrik membuatnya semakin terkenal publik, meski tubuhnya tak sekurus model-model kawakan.

Sampai berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi terkait penyebab meninggalnya Pretty Asmara. Tapi, jika merujuk pada kondisi tubuh, obesitas yang dia alami sudah sejak lama bisa jadi sumber kematiannya.

Sebab, kita tahu bersama bahwa obesitas merupakan kondisi tubuh yang tidak sehat yang mana sangat memungkinkan orangnya memiliki riwayat penyakit kardiovaskular yang intens.

Salah satu masalah yang kerap dialami mereka yang obes adalah kolesterol. Masalah ini erat kaitannya dengan serangan jantung. Seperti paparan dari Science 20, dijelaskan di sana bahwa peneliti mengungkapkan bahwa benar ada kaitannya antara berat badan berlebih dengan serangan jantung.

"Kolesterol tinggi secara signifikan meningkatkan risiko serangan jantung pada beberapa orang yang mengalami obesitas," tulis peneliti.

Penelitian ini juga menemukan hasil bahwa 72% pasien dengan kolesterol tinggi memiliki serangan jantung stadium awal.

Sementara itu, dalam lama NBC, dijelaskan bahwa para ilmuwan mengatakan, orang-orang yang berbahan besar (obes) meninggal tiga tahun lebih cepat dibandingkan mereka yang bertubuh ideal.

Para dokter telah lama memperingatkan bahwa kelebihan berat badan dapat menyebabkan komplikasi kesehatan termasuk penyakit jantung, stroke dan kanker, dan penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa berat badan ekstra dapat menghabiskan waktu bertahun-tahun hidup Anda.

Dalam studi baru dijelaskan bahwa para peneliti menyaring data untuk hampir 4 juta orang dewasa yang tidak merokok di 32 negara yang diterbitkan dari tahun 1970 hingga tahun lalu. Mereka membandingkan risiko kematian dengan indeks massa tubuh orang, atau BMI, ukuran lemak tubuh yang dihitung menggunakan tinggi dan berat badan.

Mereka mendefinisikan BMI dari 18,5 hingga 25 sebagai normal, 25-30 sebagai kelebihan berat badan, 30-35 sebagai obesitas sedang dan lebih dari 40 sebagai sangat obesitas. Seseorang yang memiliki tinggi badan 163 cm dianggap gemuk jika berat badannya 77 kg atau lebih.

Orang yang kelebihan berat badan kehilangan tiga tahun masa hidupnya, kata Richard Peto dari Oxford University, salah satu penulis penelitian. Sebuah penelitian sebelumnya menemukan bahwa menjadi sangat gemuk bisa memakan biaya hingga delapan tahun kehidupan.

Studi ini juga menemukan bahwa menjadi gemuk jauh lebih berbahaya bagi pria daripada bagi wanita. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Cegah Anak Pilek di Musim Hujan Dengan Hal Ini
Jumat, 16 Nov 2018 | 06:31 WIB
Cegah Anak Pilek di Musim Hujan Dengan Hal Ini

KOMENTAR

Memiliki Masalah Obesitas, Ini Penyebab Kematian Pretty Asmara

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top