Selasa, 20 Agustus 2019 |
News Gallery - Lifestyle

Memahami Bahasa Tubuh Donald Trump yang Enggan Menggandeng Istrinya

Kamis, 09 Feb 2017 | 01:02 WIB Dibaca: 10489 Pengunjung

Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump.*

[NEWSmedia] - Ketika tampil berdua di hadapan orang banyak, sikap setiap orang berbeda. Ada yang tak segan menunjukkan kedekatannya, tetapi banyak juga yang merasa tak nyaman ketika bergandengan dengan orang terdekatnya di depan publik.

Baru-baru ini, Presiden Amerika Serikat terlihat tak menggandeng istrinya. Menurut ahli bahasa tubuh, ini lebih dari sekadar ketidaknyamanan menunjukkan keintiman di hadapan publik.

Ahli bahasa tubuh, Patti Wood, percaya keengganan Trump untuk memegang tangan istrinya karena ia ingin terlihat sebagai "Presiden Alfa".

Setelah tiba di Palm Beach International Airport di Florida Jumat lalu, Donald dan Melania Trump sempat secara singkat dan dengan kaku bergandengan sebelum melepas tangan istrinya untuk bertepuk tangan bersama para pendukungnya yang menyapa pasangan nomor satu di Amerika Serikat itu.

Lebih kaku lagi, ketika Melania meraih tangan suaminya lagi, Presiden AS itu kemudian memberikan tepukan singkat sebelum melepasnya lagi.

"Secara khusus berpegang tangan menunjukkan pasangan sebagai satu kesatuan," kata Patti Wood.

"Namun, bagi saya, Trump terlihat mengatakan dia ingin terlihat sebagai presiden seorang sendiri yang terdengar sangat alfa. Ia ingin terlihat dirinya sendiri yang sangat berkuasa. Ini sangat jelas pilihan dirinya," kata Wood.

Acara itu merupakan penampilan pertama Melania sejak pelantikan presiden baru dua minggu lalu.

Kejadian itu sangat berbeda dengan penampilan publik mantan Presiden Barack Obama dan istrinya Michelle. Masyarakat kerap melihat mereka berpelukan, bergandengan, dan berciuman.

Ada banyak hal yang dapat disimpulkan dari cara seorang presiden dan istrinya itu bertingkah laku di depan umum.

"Bergandeng tangan dapat mengatakan banyak hal mengenai seseorang dan pasangannya, bergantung pada posisi tangan, siapa yang menggandeng lebih dulu dan siapa yang melepas duluan," kata Wood.

"Mereka bergandengan saat berdua saja, jadi kita tahu ada kebersamaan yang kita tak lihat saat di depan orang banyak atau di pelantikan," katanya.

Ia percaya cara Donald menepuk tangan Melania menggunakan telapak tangan datarnya dengan jari-jari terpisah bukanlah gerak-gerik penuh cinta.

"Itu bisa jadi cinta jika ia menangkup tangannya, bila ia melakukannya dengan manis, atau jika ia menciumnya dan melakukannya," katanya. Namun, Wood percaya gerak-gerik mengungkapkan kekuasaan Donald atas diri Melania.

"Ia menarik ke arah dirinya. Itu punya sedikit teguran, kekuasaan, dan kemudian ia dengan tangan datar menyiratkan kata "tidak". Ia tersenyum saat melakukannya. Ia tidak marah, tetapi sangat mengontrol apa yang sedang terjadi," katanya.

Wood mengatakan, sebelum jadi presiden, Trump menunjukkan lebih banyak cinta terhadap Melania di hadapan publik. Namun, sekarang Wood percaya Trump tidak ingin terlihat sebagai satu kesatuan, melainkan kelihatan lebih "alfa". [Kps]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

4 Film Indonesia Laris yang Diadaptasi dari Novel
Jumat, 16 Agt 2019 | 19:36 WIB
4 Film Indonesia Laris yang Diadaptasi dari Novel
Resep Bolu Gulung Merah Putih 5 Bahan
Jumat, 16 Agt 2019 | 08:24 WIB
Resep Bolu Gulung Merah Putih 5 Bahan
Jefri Nichol Jalani Rehabilitasi di RSKO Cibubur
Selasa, 13 Agt 2019 | 12:05 WIB
Jefri Nichol Jalani Rehabilitasi di RSKO Cibubur

KOMENTAR

Memahami Bahasa Tubuh Donald Trump yang Enggan Menggandeng Istrinya
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top