Minggu, 11 April 2021 |
News Room

Melihat Kemanunggalan TNI-Polri dan Masyarakat di Kabupaten Serang

Kamis, 02 Agt 2018 | 20:35 WIB Dibaca: 641 Pengunjung

Inspektur Itjenad Brigadir Jenderal TNI Darmono meninjanu kegiatan TMMD di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (2/8/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Inspektur Itjenad Brigadir Jenderal TNI Darmono meninjanu kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 102 yang dilaksanakan di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (2/8/2018).

Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, Pati Bintang 1 itu langsung melihat prajurit yang sedang memperbaiki Musala milik warga setempat, bahkan ia juga menyapa beberapa warga yang ada di lokasi tersebut.

"Ibu usianya berapa tahun? Masih cantik ya," tanya Darmono kepada salah seorang nenek yang usianya mencapai 90 tahun.

Masih di Desa Pagintungan, Darmono juga meninjau perbaikan jembatan yang menjadi akses transportasi masyarakat sekitar.

Sebelum diperbaiki, jembatan tersebut hanya memiliki lebar kurang lebih tiga meter, namun dengan adanya kegiatan TMMD, jembatan itu kemudian diperlebar menjadi enam meter, lengkap dengan pembatasnya.

Setelah meninjau pelebaran jembatan, Darmono beserta rombongan melihat progres pembangunan fisik lainnya, yaitu perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang ada di daerah tersebut.

Menjelang makan siang, Inspektur Umum itu juga meninjau perbaikan salah satu masjid yang menjadi tempat ibadah masyarakat Pagintungan dan sekitarnya, yang kemudian dilanjut dengan Salat Duhur berjamaah di masjid tersebut.

Tak ketinggalan, masyarakat yang antusias dengan kegiatan tersebut, telah mempersiapkan menu makan siang ala 'bancakan' (makan bersama-sama menggunakan alas dari daun pisang) untuk disantap bersama, baik dari prajurit TNI, anggota Polri dan juga masyarakat.

Setelah santap siang usai, Darmono melanjutkan tugasnya dengan melihat proses pengerasan jalan sepanjang 2,6 kilometer yang menjadi penghubung antara Desa Pagintungan dengan Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

"Saya ke sini melaksankan tugas negara untuk mengevaluasi dan mengawasi pelaksanaan kegiatan TMMD yang ke 102, diharapkan akan lebih baik dari pelaksanaan sebelumnya," kata Darmono di sela-sela kunjungannya.

Setibanya di Desa Cemplang, Darmono masih melanjutkan tugasnya dengan melihat proses perbaikan jalan dan hasil paving blok yang telah dilakukan bersama-sama oleh prajurit TNI, anggota Polri dan masyarakat sekitar.

"TMMD itu bukan hanya fisik, kalau cuma fisik di era sekarang yang sudah serba tekhnologi maju, semuanya dangan IT, justru kita petugas inilah merakyat dengan mereka, dengan metod makan bersama, jadi uang makan prajurit diserahkan ke mereka (masyarakat-red), tidur di tempat rakyat, itulah kebersamaan, itulah kemanunggalan," kata Darmono, mengulas kegiatan TMMD.

Dengan adanya kegiatan TMMD tersebut, Darmono berharap kepada prajurit TNI bisa mengambil pola hidup yang baik dari masyarakat dan bisa disebarluaskan ke prajurit yang lainnya.

"Kalau ada pola hidup yang baik mereka bisa meniru, kalau masyarakat yang lebih baik, bisa disebar luaskan, kita lebih mengedepankan perkembangan terkini, kita ikuti pola yang ada dengan perkembangan tekhnologi, seperti sekarang, perbaikan fisik, fisik hanya fasilitas saja, tapi kebersamaan inilah, rakyat, TNI, Polri dan aparatur negara bersatu semuanya, disinilah kita terwujud kemanunggalan di antara kita," terangnya.

Darmono juga menjelaskan, kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah cerminan dari sejarah bangsa Indonesia yang memiliki persatuan dan kesatuan antara satu sama lainnya, sebab menurutnya, Bangsa Indonesia lahir melalui sejarah panjang yang dimulai dari masa kerajaan dan memperebutkan kekuasaan, namun dengan kebersamaan peperangan itu bisa dihadapi, maka lahirlah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Maka perlu kebersamaan untuk bagaimana menjaga negara ini, maka perlu kemanunggalan, ibarat lidi, jika satu bisa dipatahkan, tapi dengan adanya kebersamaan lidi itu menjadi kuat, inilah makanya yang kita kembangkan bagaimana menjaga negara NKRI agar tetap tegak," jelasnya.

Darmono berpesan, meski suatu saat kegiatan TMMD berakhir, namun rasa kebersamaan dan persatuan dari masing-masing instansi atau individu, harus tetap dijaga dan dirawat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penguatan bagi NKRI.

"Kemanunggalan itu artinya kita pupuk kebersamaan, sesuai dengan tupoksinya masing-masing, TNI menjaga keamanan negara, Polri berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, oemerintah daerah membangun daerahnya," pesan Darmono.

Diakhir kunjungan, Darmono menegaskan, pihaknya meyakini, pembangunan fisik atau non fisik yang dilakukan selama kegiatan TMMD tersebut, akan dirawat dan dijaga secara bersama-sama, baik oleh masyarakat ataupun oleh pemerintah.

"Perawatan pasti akan ada, menjadi inventars kekayaan milik negara Pati dirawat, tapi sesuai tingkatannya, tapi saya yakin pemerintah akan konsen karena dilihat dari potensi yang ada, jalan ini menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lain yang punya potensi untuk dikembangkan, yang nantinya jadi sumber kehidupan masyarakat, maka transportasi hasil bumi masyarakat menjadi lancar dan nilai ekonomi masyarakat juga bisa meningkat," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Melihat Kemanunggalan TNI-Polri dan Masyarakat di Kabupaten Serang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top