Sabtu, 07 Desember 2019 |
Pariwisata

Media Amerika Masukan Bali Dalam Daftar Hitam Destinasi Wisata yang Harus Dihindari

Kamis, 21 Nov 2019 | 20:23 WIB Dibaca: 338 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Kabar mengejutkan datang dari Bali yang selama ini menjadi ujung tombak pariwisata Indonesia masuk dalam daftar destinasi yang harus dihindari pada tahun 2020. Daftar tersebut dikeluarkan oleh media wisata asal Amerika Serikat, Fodor’s Travel.

Alasan Bali masuk dalam daftar hitam atau ‘No Go List’ versi Fodor sendiri tidak terlepas dari dampak pariwisata yang masif dalam beberapa tahun terakhir. Alhasil, pemerintah sampai harus memungut pajak kepada turis untuk mengurangi efek dari pariwisata massal yang merusak lingkungan.

Bukan tanpa alasan, DailyMail melaporkan bahwa Badan Lingkungan Hidup Bali telah mencatat pulau itu menghasilkan sekitar 3.800 ton sampah setiap hari, dengan hanya 60% berakhir di tempat pembuangan sampah.

Selain itu, Ketersediaan air bersihnya juga patut dipertanyakan akibat dampak dari pembangunan villa mewah dan lapangan golf. “Sebuah poin yang jelas dan harus diperhatikan bagi siapa pun yang ingin mengunjungi Bali,” tulis Fodor’s Travel.

Selain dampak negatif terhadap lingkungan,mereka juga menyoroti situs-situs peninggalam sejarah dan keagamaan yang mulai rusak karena ulah wisatawan. Meskipun, kini pihak berwenang sudah menindak para wisatawan yang berlaku ‘tidak sopan’ saat mengunjungi situs-situs keagamaan.

Contohnya masih banyak wisatawan yang mengenakan pakaian renang di situs-situs suci, memanjat situs tersebut, dan secara umum tidak menghormati adat istiadat dan norma-norma budaya setempat.

Selain Bali, Angkor Wat di Kamboja juga masuk dalam daftar hitam destinasi wisata yang harus dihindari pada 2020 mendatang dengan alasan yang sama.

Dalam beberapa tahun terakhir, objek wisata ini memang dibanjiri jutaan wisatawan dari seluruh dunia yang tertarik melihat secara langsung penampakan kuil berusia 900 tahun tersebut.

Para ahli konservasi sebetulnya telah memperingatkan wisatawan untuk tidak melakukan perusakan saat mengunjung Angkor Wat. Namun mengingat jumlah wisatawan tak terbendung lagi, tanpa disadari situs bersejarah ini pun akhirnya mengalami kerusakan.

“Tangga hingga jalan setapak di Angkor Wat terasa licin, karena banyaknya turis yang menyentuh ukiran-ukiran hingga bebatuan yang ada di kuil tersebut,” tulis Fodor’s Travel.

Secara garis besar, Fodor’s Travel merekomendasikan bagi siapa saja yang ingin berwisata untuk mencari ketenangan dan jauh dari hiruk pikuk aktivitas wisata yang terlalu masif, mereka menyarankan untuk menghindari Bali, Angkor Wat, hingga Barcelona. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Media Amerika Masukan Bali Dalam Daftar Hitam Destinasi Wisata yang Harus Dihindari

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top