Selasa, 07 Juli 2020 |
News Room - Pemerintahan

Manfaatkan Tradisi, Pemprov Banten Kembangkan Pengobatan Alternatif

Senin, 27 Mar 2017 | 15:35 WIB Dibaca: 1371 Pengunjung

Sekda Provinsi Banten Ranta Suharta saat membuka advokasi pelayanan kesehatan tradisional di hotel le'dian kota serang, Senin 27/03/2017.*

SERANG, [NEWSmedia] - Pengobatan non medis dengan menggunakan metode pengobatan tradisional, serta memanfaatkan ramuan tanaman herbal, akan dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Ranta Suharta mengatakan, pemprov Banten terus berupaya untuk menggali dan membina pengembangan pengobatan tradisional, serta berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam memanfaatkan obat-obatan yang ada di sekelilingnya.

“Kita sering memanfaatkan daun-daunan sebagai jamu, kunir, jahe atau sebagainya. Obat-obat lainnya yang ada disekeliling kita bisa bermanfaat, tinggal bagaimana kita memberikan pemahaman kepada masyarakat,” kata Ranta, saat membuka pertemuan advokasi pelayanan kesehatan tradisional di Le Dian Hotel,  Kota Serang, Senin (27/03/2017).

Dalam dunia kesehatan, lanjut Ranta, diketahui bahwa pengobatan tradisional merupakan salah satu opsi masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatannya.

“Bagaimana caranya memberdayakan  masyarakat agar mengurusi kesehatanya dengan cara-cara memanfaatkan potensi yang ada dilingkungannya,” ujarnya. 

Sekda menginginkan potensi obat-obatan tradisional di Provinsi Banten juga dapat dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten serta instansi kesehatan yang terkait.

"Di beberapa daerah di Provinsi Banten, budaya pengobatan traditional sudah menjadi tradisi, dimana pengobatannya menggunakan metode keterampilan traditional dengan menggunakan ramuan jamu, pijat urut, refleksi, patah tulang, energy maupun kombinasi ramuan dan pijat," terangnya.

Kedepannya, Ranta berharap agar semua Dinas Kesehatan dapat menggali dan mengembangkan potensi daerah yang ada, guna pengembangan program kesehatan tradisional alternatif dan komplementer di masa mendatang, untuk kepentingan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, tolong hasilkan program  yang baik, kongkret dan tidak menghabiskan anggaran saja. Intinya ada kesepakatan, gerakan apa yang harus dilakukan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan yang digelar oleh Kementrian Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provnsi Banten diikuti oleh Kepala Dinas Kesehatan se Kabupaten dan Kota se-Banten, kepala rumah sakit dan unsur terkait. [NM]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Manfaatkan Tradisi, Pemprov Banten Kembangkan Pengobatan Alternatif

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top