Jumat, 10 Juli 2020 |
Olahraga - News Gallery

Manchester United Vs Arsenal, Pertarungan Terakhir Sang Profesor

Sabtu, 28 Apr 2018 | 22:58 WIB Dibaca: 462 Pengunjung

Manchester United Vs Arsenal.*

[NEWSmedia] - Pertandingan dalam tensi tinggi hampir pasti terjadi akhir pekan ini, saat Manchester United menjamu Arsenal di Old Trafford. Meski sudah dipastikan gagal meraih trofi Premier League, tapi laga pekan ke-35 punya arti tersendiri bagi Setan Merah dan Meriam London.

MU dan Arsenal berada dalam barisan tim yang gagal di Premier League. Namun demikian, keduanya masih tetap punya peluang untuk juara.

MU bisa saja meraih gelar juara Piala FA, andai mampu mengalahkan Chelsea di laga final. Sementara itu, Arsenal juga berpeluang menembus partai puncak andai mampu menyingkirkan favorit juara, Atletico Madrid.

Jelas, tidak ada pengaruhnya buat gelar yang sudah pasti menjadi milik City. Gengsi MU dan Arsenal sepanjang 123 tahun persaingan keduanya tak lekang dimakan waktu. Saat itu, MU yang masih bernama Newton Heath dan Arsenal yang masih bernama, Woolwich Arsenal, bermain imbang pada 1894.

Saat itu, laga perdana dimana genderang permusuhan mulai ditabuh, MU bermain imbang 0-0. Setelah itu, persaingan MU dan Arsenal semakin panas hingga saat ini.

Menurut data Opta, total ada 226 pertemuan antara MU kontra Arsenal. Sepanjang sejarah itu pula MU lebih dominan dari Arsenal. Sebab. MU lebih banyak mengalahkan Arsenal, dengan catatan 97 kemenangan. Sementara itu, The Gunners memetik 82 kemenangan. Sisanya, 47 pertandingan tanpa pemenang alias imbang.

Perjumpaan Terakhir Sang Profesor

Duel MU kontra Arsenal nanti akan sangat berarti. Sebab, MU akan melihat untuk terkahir kalinya Arsene Wenger menukangi musuhnya. Sementara buat Arsenal, laga nanti adalah pertarungan terakhir melawan MU di bawah komando The Professor.

Wenger memang belum memberikan pernyataan resminya, jelang laga terakhirnya melawan MU. Hanya saja beberapa waktu lalu, Wenger pernah mengatakan perasaan aneh soal Alexis Sanchez.

Ya, untuk pertama kalinya Alexis akan berhadapan dengan mantan timnya, sejak diboyong MU Januari 2018 lalu. Wenger merasa aneh melihat mantan anak asuhnya berseragam MU.

"Tentu saja (merasa aneh berhadapan dengan Alexis). Satu-satunya yang tak berubah adalah dia tetap memakai kostun merah," kata Wenger.

"Sangat aneh melihatnya memakai kostum lain. Sebab, dia punya ikatan yang sangat kuat dengan klub (Arsenal). Dia melakukannya dengan sangat baik bersama kami," ujarnya.

Salam Perpisahan Mourinho

Meski secara profesional Wenger adalah rival, namun Jose Mourinho tetap berterima kasih kepadanya. Ya, manajer MU asal Portugal mengaku mengambil banyak pelajaran dari Wenger.

Meski kerap terlibat adu mulut dan perang urat syaraf, Mourinho tetap memberikan ucapan terima kasih buat Wenger.

Menurut Mourinho, apa yang dilakukan Wenger bersama Arsenal dalam 22 tahun, mendorongnya untuk berjuang secara maksimal.

"Kemudian, saya sangat berterima kasih kepadanya. Dia sudah memberikan dorongan untuk bisa mencapai batas maksimal," ujar Mourinho.

"Kami punya pertandingan yang hebat, dan kami punya pertarungan besar. Jadi, saya sangat berterima kasih akan itu," kata Mourinho.

Selanjutnya, Old Trafford akan menjadi saksi pertarungan Wenger kontra MU dan Mourinho, dalam laga pekan ke-35 Premier League, Minggu 29 April 2018 WIB. [viva]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Manchester United Vs Arsenal, Pertarungan Terakhir Sang Profesor
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top