Kamis, 25 Februari 2021 |
News Gallery - Tekno

Malware Berkedok Aplikasi Populer Serang 500 Ribu Pengguna Android

Kamis, 29 Mar 2018 | 13:08 WIB Dibaca: 630 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Perusahaan antivirus SophosLabs baru-baru ini mengklaim jika mereka telah menemukan tujuh aplikasi baru yang mengandung malware di dalam Play Store. Para peretas menyamarkan malware ini sebagai aplikasi yang digunakan pengguna setiap hari.

Para peneliti mengungkapkan, malware tersebut memiliki nama Andr atau HiddnAd-AJ. Malware ini terdeteksi menghinggapi enam pemindai kode QR populer dan juga satu aplikasi kompas bernama Smart Compass.

Mengutip dari laman ZDnet, kecepatan malware ini bekerja pun sangatlah cepat. Para peneliti mengklaim bahwa tidak sampai enam jam para pengguna mengunduh dan memasang aplikasi tersebut, perangkat mereka secara otomatis telah terinfeksi.

Setelah malware ini bekerja, para pengguna pun akan mulai melihat iklan di dalam perangkat mereka. Seperti biasa, iklan yang muncul di layar pengguna berpotensi memuat konten tidak pantas hingga terdapat iklan yang menuju laman berisi malware lainnya.

Yang lebih mencengangkan adalah dilaporkan sudah ada ratusan juta pengguna yang mengunduh malware ini secara tidak sengaja. Setidaknya, 500 ribu pengguna Android telah terinfeksi malware tersebut.

Untungnya, pihak Google pun cukup tanggap dalam menghadapi hal ini. Menurut laporan, Google telah menarik ketujuh aplikasi tersebut dari Play Store.

Beberapa bulan lalu, pihak Google mengaku jika fitur Play Protect mereka saat ini masih belum sempurna. Mereka juga berdalih jika para peretas kini semakin pandai dalam menipu AI Play Protect sehingga dapat lolos saat pemeriksaan.

Akan tetapi, beberapa peneliti tetap menyarankan para pengguna Android untuk mengunduh aplikasi dari Play Store. Hal ini dikarenakan aplikasi di Play Store bisa dibilang jauh lebih aman jika dibandingkan mengunduh aplikasi dari pihak ketiga. [okz]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Malware Berkedok Aplikasi Populer Serang 500 Ribu Pengguna Android
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top