Senin, 30 Maret 2020 |
News Room

Mahfud MD: Jangan Sampai Perbedaan di Indonesia Dimanfaatkan Asing

Sabtu, 17 Des 2016 | 08:07 WIB Dibaca: 687 Pengunjung

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD.*

[NEWSmedia] - Tokoh Nahdlatul Ulama Mahfud MD mengingatkan elemen bangsa untuk menjaga sikap toleransi dan patuh hukum dalam menjaga kemajemukan suku, ras, dan agama di Indonesia.

"Jangan sampai perbedaan yang ada di masyarakat Indonesia dimanfaatkan kekuatan asing," ujar mantan Ketua MK itu pada acara Sarasehan Nasional tentang Kebhinnekaan di Parapat, Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (16/12/2016).

Menurut Mahfud, jika terjadi, akan berbahaya dan NKRI bisa hancur seperti Irak, Afghanistan, dan Suriah karena gagal mengelola perbedaan rakyatnya.

Sementara Indonesia yang memiliki 1000 lebih suku, 726 bahasa, dan enam agama resmi ditambah keyakinan-keyakinan lainnya bisa hidup rukun.

"Indonesia tidak pernah bertengkar karena agama, sebab masing-masing warga menyadari agama itu urusan pribadi dengan Tuhan," kata Mahfud.

Kesadaran merawat kebhinnekaan Indonesia, kata Mahfud, karena ada toleransi dalam perbedaan dan menyadari perbedaan itu sebagai kehendak Tuhan.

Selain itu, memerlukan penegakkan hukum supaya tidak menimbulkan disorientasi yang mengakibatkan distrust (ketidakpercayaan) hingga terjadi disobedient atau pembangkangan dan akhirnya disintegrasi. [kps]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Mahfud MD: Jangan Sampai Perbedaan di Indonesia Dimanfaatkan Asing
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top