Kamis, 15 November 2018 |
News Room

Mahasiswa Untirta yang Demo KH Ma'ruf Amin Terancam DO

Senin, 17 Sept 2018 | 15:35 WIB Dibaca: 689 Pengunjung

Rektor Untirta, Soleh Hidayat di Kampus Untirta, Senin (17/9/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Soleh Hidayat menyebutkan, pihaknya akan memanggil mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak KH Ma'ruf Amin.

Menurutnya, jika mahasiswa yang melakukan aksi tersebut terbukti melanggar aturan, pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi kepada para mahasiswa tersebut dan terancam drop out (DO).

"Dan saya maaf kalau ada organisasi ekstra di situ, jelas menyalahi, kalau ada organisasi ekstra akan saya tindak, tidak boleh, kalau ada ekstra, kekuasaan rektor bisa mengusir organ ekstra, itu yang bikin saya marah," kata Soleh di Kampus Untirta, Senin (17/9/2018).

BACA JUGA: Mahasiswa Untirta Tolak Kedatangan KH Ma'ruf Amin

Ia menjelaskan, sebagaimana surat edaran dari Menristek Dikti, organisasi eksternal tidak boleh beraktifitas di dalam kampus, apalagi sampai membuat kegaduhan kampus.

"Ada SK dari Dirjen Menristek Dikti bahwa organisasi ekstra tidak boleh beraktifitas di kampus, aktiftas sekretariat dan yang lainnya, makanya saya suruh catatan itu, termasuk kemungkinan DO, itu terserah nanti," jelasnya.

Ia menilai, aksi mahasiswa itu telah melanggar aturan, sebab menurutnya, jika yang melakukan aksi itu adalah keluarga besar mahasiswa (KBM) Untirta, pihaknya tidak akan mempermasalahkan hal tersebut.

BACA JUGA: Ditolak di Untirta, Ini Tanggapan KH Ma'ruf Amin

"Mereka sudah melakukan pelanggaran, kalau aksi organ ekstra silahkan di luar, ekstra kampus tidak boleh di dalam, kalau KBM silahkan, tapi kalau dicampuri dengan ekstra itu yang melanggar aturan," tegasnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, pihaknya mengundang KH Ma'ruf Amin ke kampus tersebut atas nama Ketua Umum MUI dan Rois Am PBNU, bahkan menurutnya, dirinya telah merencanakan untuk mengundang KH Ma'ruf Amin dari jauh-jauh hari sebelum dideklarasikan sebagai calon wakil presiden.

"Kalau kami betul-betul mengundang Kiyai Ma'ruf Amin sebagai Ketua MUI dan Rois Am PBNU, kami tidak ada kaitan dengan kepentingan politik, kalau penolakan itu sudah biasa, sunatullah," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Mahasiswa Untirta yang Demo KH Ma'ruf Amin Terancam DO
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top