Rabu, 28 Oktober 2020 |
News Room - Peristiwa

Mahasiswa Unjuk Rasa ke Istana Menyuarakan ‘NKRI Harga Mati’

Senin, 21 Nov 2016 | 17:13 WIB Dibaca: 2370 Pengunjung

Massa yang mengatasnamakan Solidaritas Mahasiswa Untuk NKRI melakukan aksi long march dari Bundaran HI menuju Istana Negara, Senin (21/11/2016).*

JAKARTA, [NEWSmedia] – Massa yang mengatasnamakan Solidaritas Mahasiswa Untuk NKRI, Senin (21/11/2016), melakukan aksi long march dari Bundaran HI ke depan Istana Negara. Mereka menyerukan persatuan dan kesatuan untuk Indonesia.

Massa aksi berasal dari kampus di Jakarta dan luar Jakarta, bahkan ada dari Sulawesi seperti Palu. Mahasiswa yang berasal dari luar kota datang menggunakan bus. Mereka bergerak dari Bundaran HI pukul 13.00 WIB.

Dalam perjalanan mereka membawa spanduk-spanduk bernada persatuan yang bertuliskan 'Mahasiswa Siap Membela NKRI' dan 'Jaga Persatuan Indonesia' serta 'NKRI Harga Mati'.

“Kita berasal dari berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke. Jakarta, Banten, Sulawesi, Kalimantan, dan lainnya. Dari mahasiswa yang masih peduli terkait keberagaman,” kata Septian, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Selama melakukan aksi, mereka menyanyikan lagu-lagu kebangsaan seperti Maju Tak Gentar, atau Indonesia Raya. Massa aksi tiba di depan Istana Negara, di Simpang Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, sekitar pukul 14.45 WIB. Di depan Istana, mereka berorasi dan membacakan tuntutan aksi.

“Tuntutan kita adalah jaga keutuhan NKRI dan ideologi pancasila pertahankan pemerintah yang konstitusional dan dipilih langsung oleh rakyat," ujar Septian.

“Jangan menggunakan isu SARA untuk kepentingan politik. Jangan menteror rakyat dengan demonstrasi-denonstrasi anarkis (kekerasan) untuk menebar ketakutan. Jangan intervensi proses hukum dengan gerakan massa,” sambung Septian.

Mahasiswa juga meminta Presiden Jokowi agar tidak mudah diadu domba oleh kelompok yang dianggap memperkeruh dan mengancam keutuhan NKRI. Mereka menolak isu SARA digunakan untuk pemakzulan Presiden RI.

“Kami atas nama mahasiswa Banten meminta agar Presiden mempertahankan pemerintahan kostitusional yang dipertahankan oleh rakyat,” kata Nurhendra, koordinator aksi mahasiswa asal Banten.

Mahasiswa mengungkapkan, mata rantai NKRI adalah Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan UUD 1945. “Pancasila adalah ideologi bangsa. Siapa berani mengeroposkan keutuhan NKRI harus berhadapan dengan kami," kata Iqbal.

Dari Banten, massa yang ikut dalam aksi tersebut antara lain berasal Kampus IAIN Sultan Maulana Hasanudin, Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) Tangerang, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), STIE Bina Bangsa, STMIK Raharja, Universitas Pamulang, BSI Tangerang dan STT Yuppentek. [dtc/vredo]

Penulis: Vredo Putra
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Mahasiswa Unjuk Rasa ke Istana Menyuarakan ‘NKRI Harga Mati’
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top