Selasa, 17 September 2019 |
News Room - Pendidikan

Mahasiswa Unbaja Teliti Dampak Tsunami Selat Sunda di Pandeglang

Jumat, 12 Jul 2019 | 11:09 WIB Dibaca: 267 Pengunjung

Penelitian mahasiswa Unbaja di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Kamis (11/7/2019).*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Mahasiswa semester 2 Teknik Lingkungan Unbaja melakukan penelitian terkait dampak bencana Tsunami Selat Sunda di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Kamis (11/7/2019).

Mahasiswa berkesempatan melakukan wawancara terhadap 99 orang responden yang difokuskan pada masyarakat yang tinggal di hunian sementara (Huntara), yaitu hunian bagi warga yang tempat tinggalnya rusak parah akibat bencana tsunami.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data sebagai proses penelitian dengan judul Analisis Dampak Pasca Bencana Tsunami terhadap Aspek Lingkungan, Sosial, Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat," kata Dosen Pengampu Tauni Akbari.

Melalui kegiatan ini, lanjut Tauni, mahasiswa dilatih untuk melakukan penelitian secara berkelompok yang dibagi menjadi 4 (empat) tim sesuai dengan aspek penelitian yang ditugaskan yaitu Aspek Lingkungan diketuai oleh Ahlan B, aspek sosial, Nining F, aspek ekonomi dengan Namira dan aspek kesehatan masyarakat M. Romdan.

“Pada kesempatan ini kegiatan survey dimulai pada pukul 07.00 di Kantor Kecamatan Labuan dan disambut langsung oleh Camat Labuan Bapak Atep Purnama sekaligus membuka kegiatan dengan memberikan pengarahan mengenai kondisi masyarakat Desa Teluk pra dan pasca bencana serta memberikan kesempatan kepada Mahasiswa Unbaja untuk langsung berinteraksi dengan masyarakat," ujarnya.

Camat Labuan Atep Purnama mengungkapkan, Desa Teluk termasuk penghasil sampah terbanyak, terutama di daerah pesisir pantai. Bahkan menurutnya, tmpukan sampah tersebut mencapai 2 meter dari garis Pantai.

"Lokasi yang tumpukan sampahnya terbanyak terdapat di Sungai Ciputat Agung, tidak hanya sampah organik dan anorganik tapi juga beton-beton dari pasar dan puing-puing kapal nelayan," ungkapnya.

Sementara M, Romdan salah satu mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias terhadap survey yang dilakukan, mengingat, dampak bencana tidak hanya terhadap sarana dan prasarana juga berdampak pada psikologis masyarakat yang tertimpa bencana.

“Penanganan terhadap korban bencana itu penting, tetapi lebih penting lagi adalah penanganan pasca bencana untuk memulihkan kondisi psikologis korban bencana”, pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Mahasiswa Unbaja Teliti Dampak Tsunami Selat Sunda di Pandeglang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top