Rabu, 19 September 2018 |
News Room - News Community

Mahasiswa Banten Ancam Boikot 'Bus Maut' Jika Masih Beroperasi 

Jumat, 16 Jun 2017 | 10:38 WIB Dibaca: 568 Pengunjung

Bus Murni Jaya.*

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, memprotes Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, karena masih memberi izin usaha transportasi kepada Bus PO Murni Jaya yang sering mengalami kecelakaan dan memakan korban jiwa.

"Hanya dalam hitungan setengah Tahun di 2017 ini, 'Bus Maut' PO Murni Jaya mengalami kecelakan yang menelan korban jiwa mencapai puluhan orang. Dishub harus mengambil langkah tegas dengan mencabut Ijin Transportasi PO Bus Murni Jaya Wilayah Banten," kata Ahdiya Muzaki Ketua Umum HMB Jakarta, Kamis, (15/6/2017).

Jika Dishub tidak mencabut surat ijin bus Murni Jaya, mahasiswa mengancam akan melakukan boikot terhadap Bus Maut tersebut bahkan mereka mengancam akan menyetop angkutan tersebut jika berkeliaran di jalan.

"Bila Dishub tidak mampu memberikan sanksi yang sepadan kepada pihak PO Murni Jaya. Kita akan boikot saja 'Bus Maut' itu, karena membahayakan nyawa orang lain," kecam Mahasiswa UIN Ciputat ini.

Hal senada dikatakan mahasiswa lainnya, Bintang Tri Fajar yang meminta kepada aparat kepolisian daerah untuk bergerak cepat dalam menyelesaikan kasus 'Bus Maut' tersebut, mahasiswa juga menganggap Kepolisian Daerah Banten telah gagal menjalankan fungsi dan tugasnya. 

"Ini Kapolda Banten kemana aja sampai terjadi maraknya kecelakaan seperti ini, kemana aja saat supir bis ini ugal-ugalan kejar setoran? Bukannya polisi mempunyai standar regulasi kecepatan kepada setiap pengendara melalui tata tertib lalu lintas dan angkutan jalan," tuturnya.

"Kapolda Banten harus bertanggung jawab terhadap para korban Bus PO Murni Jaya, atau mundur secara terhormat," sambungnya. [Vredo]

Penulis: Vredo Putra
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Mahasiswa Banten Ancam Boikot 'Bus Maut' Jika Masih Beroperasi 
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top