Senin, 13 Juli 2020 |
News Room - Peristiwa

Longsor Susulan Ancam Dua Kampung di Lebak

Rabu, 08 Feb 2017 | 17:14 WIB Dibaca: 1131 Pengunjung

RUmah yang terancam longsor di Lebak Banten.*

LEBAK, [NEWSmedia] - Terancam longsor susulan, masyarakat di Kampung Parungpung, Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, mendesak Pemkab Lebak segera menangani bencana longsor di bantaran Sungai Cidurian.

Salah seorang staff di Desa Cilangkap, Apip, mengatakan, tebing sungai Cidurian hingga saat ini terus terkikis oleh arus, sehingga longsor terus terjadi di wilayah tersebut. Sekarang, tiga rumah warga jaraknya tinggal satu meter dari bibir sungai. Padahal sebelumnya, jarak permukiman penduduk dengan Sungai Cidurian lebih dari 50 meter. Longsor susulan akan mengancam keselamatan masyarakat di dua kampung.

“Masyarakat Parungpung beberapa kali datang ke desa untuk menyampaikan aspirasi tentang masalah longsor di bantaran Cidurian. Pemerintah desa enggak bisa apa-apa. Kami hanya menindaklanjutinya dengan menyampaikan laporan kepada Bupati Lebak,” kata Apip.

Masyarakat Parungpung, lanjut Apip, meminta Pemkab Lebak atau Pemprov Banten segera membangun turap di sepanjang Sungai Cidurian. Tujuannya, supaya tebing di pinggir sungai tersebut tidak longsor lagi.

“Kalau hujan deras turun, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai enggak akan bisa tidur nyenyak. Mereka takut terjadi longsor yang dapat membuat rumahnya terseret arus sungai,” paparnya.

Ia menginformasikan, tiga rumah warga yang terancam longsor, yaitu rumah Eem, Sainah, dan Ma’al. Ketiganya meminta pemerintah desa terus memperjuangkan aspirasinya agar segera dibangun tanggul atau turap.

“Jika pemerintah daerah punya solusi lain maka masyarakat siap untuk mengikutinya. Misalnya, warga yang terancam longsor direlokasi ke tempat yang lebih aman,” tandasnya.

Ma’al, warga Parungpung, mengatakan, setiap malam tidak bisa tidur. Bencana longsor yang terjadi sebulan lalu membuatnya trauma.

“Takut longsor kembali,” terangnya.

Dia berharap, Pemkab Lebak dan Pemprov Banten tidak menutup mata dengan kondisi tebing di Sungai Cidurian. Jika dibiarkan maka akan membahayakan masyarakat. “Saya suka mengungsi ke rumah kerabat jika hujan deras turun. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” paparnya. [rb]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Longsor Susulan Ancam Dua Kampung di Lebak
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top