Rabu, 19 Desember 2018 |
News Room

Longmarch Tiga Hari, Pemuda Banten Penagih Janji Jokowi-JK Tiba di Istana

Sabtu, 15 Sept 2018 | 13:26 WIB Dibaca: 465 Pengunjung

Tiga Pemuda Banten tiba di Depan Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (15/9/2018). [ist]*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Tiga pemuda asal Banten yang melakukan aksi jalan kaki sejak Rabu (12/09/2018) akhirnya tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (15/09/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dihubungi wartawan, Korlap aksi Rahmat Hidayat menuturkan, meski kedatangan mereka sama sekali tidak mendapat sambutan dari pihak istana, namun ketiganya tetap bertahan sekitar beberapa jam di seberang singgasana orang nomor satu di Indonesia itu.

"Gak ada yang bisa ditemui, selain penjaga istana (cakra burawa+red) yang mengisyaratkan agar kita tidak mendekat," kata Rahmat.

Meski demikian, lanjut Rahmat, dirinya tetap mendesak disisa jabatannya yang tak genap satu tahun lagi ini, Jokowi-JK segera merealisasikan sejumlah janji kampanyenya yang dinilai tidak pernah ditepati, salah satunya adalah janji terkait peningkatan pertumbuhan ekonomi yang pada kenyataannya, hingga saat ini masih jalan di tempat.

"Pertama, janji Jokowi-JK yang hingga saat ini belum ditepati adalah, dia berjanji akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, setidaknya 7 sampai dengan 8 persen per-tahun. Faktanya saat ini masih berada diangka 5,07 persen," jelasnya.

Selain itu, lanjut Rahmat, janji kampanye Jokowi-JK yang sampai hari ini belum ditepati adalah perubahan ekonomi ke arah yang lebih baik, namun nyatanya, nilai tukar rupiah saat ini masih menguat diangka kisaran Rp15 ribu.

BACA JUGA: Tiga Pemuda Banten Longmarch ke Istana Tagih Janji Jokowi-JK

"Kedua, Jokowi-JK berjanji bahwa Rupiah terhadap dolar akan menguat hingga mencapai Rp10 ribu jika mereka jadi pemimpin di negeri ini, yang terjadi malah sebaliknya, nilai tukar rupiah saat ini jatuh sejatuh-jatuhnya, mencapai kisaran Rp15 ribu," katanya.

Pemuda asal Banten lainnya, Abdul Rosid menambahkan, guna menekan angka pengangguran, Jokowi-JK pun pada saat kampanye dulu berjanji bakal menciptakan 10 juta lapangan kerja baru dalam kurun waktu lima tahun, namun faktanya, hingga saat ini belum pernah ditepati.

"Hingga hampir habis masa jabatannya ini, pengangguran masih banyak, PHK di mana-mana dan buruh asing merajalela," kata Rosid.

Padahal menurutnya, jika pemerintah memiliki itikad baik, seharusnya janji-janji itu sudah dapat terealisasi.

"Kedatangan kita ke sini bukan menagih janji lagi, tetapi untuk menjemput janji. Karena dalam kurun waktu empat tahun, sepantasnya janji-janji itu sudah terealisasi," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Longmarch Tiga Hari, Pemuda Banten Penagih Janji Jokowi-JK Tiba di Istana
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top