Minggu, 27 September 2020 |
News Room - Pariwisata

Liwungan, Pulau 'Perawan' di Sisi Tanjung Lesung

Sabtu, 12 Nov 2016 | 17:47 WIB Dibaca: 2982 Pengunjung

Pulau Liwungan menawarkan keindahan alam dan pesona pantai.*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Pulau Liwungan atau warga setempat menyebutnya Haliwungan. Pulau tersebut terletak di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Pulau Liwungan yang memiliki luas sekitar 49 hektare, lokasinya berdekatan dengan kawasan Tanjung Lesung. Pulau ini tidak hanya menawarkan panorama alam yang indah, namun juga keaslian dan ‘keperawanan’ yang masih terjaga.

Pulau Liwungan berada di sisi pantai yang berkarang dan sedikit bebatuan. Di pulau yang berarti kaliwungan atau dikelilingi gunung itu, pengunjung umumnya senang memancing dan menyelam.

Akses menuju pulau ini tidak sulit dan tidak terlalu lama. Travelers hanya butuh waktu sekitar setengah jam menggunakan perahu penyeberangan dari pinggir pantai di sepanjang Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang.

Pulau yang pernah menjadi lokasi syuting film ‘Pulau Hantu’ ini masih memiliki udara khas pantai yang terasa berbeda dengan kawasan pantai di sekitarnya. Hamparan pasir putiu yang berpadu dengan karang kecil menambah eksotisme pulau 'perawan' ini.

Pengunjung Pulau Liwungan memamg tidak selalu ramai, namun destinasi wisata bahari ini cocok menjadi alternatif berpiknik bersama keluarga, teman, atau sahabat, untuk melupakan hiruk pikuk kehidupan di kota.

Dengan akomodasi yang relatif murah, Anda akan disambut gerombolan burung camar saat menyeberang dan dimanjakan dengan suasana pantai nan asri dan alami.

Untuk sewa kapal dengan sistem pergi-pulang, pengunjung tinggal menyiapkan ongkos Rp300.00-Rp350.000 per kapal. Di lokasi, pengelola hanya memungut retribusi masuk pulau sebesar Rp5.000,- per orang.

Bagi anda yang ingin bermalam dan menanti sunset di pulau tersebut, bisa berangkat dari dermaga kecil di Desa Citeureup, Panimbang pukul 16.00 WIB.

Besoknya Anda akan dijemput kembali oleh kapal sesuai dengan perjanjian antara si pemilik kapal dan pengunjung. Biaya untuk layanan ini pemilik kapal meminta sewa sebesar Rp600-000 sampai Rp650.000 per kapal.

Di Pulau Liwungan ada empat buah saung (gubuk) yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk beristirahat. Bagi wisatwan yang tidak membawa peralatan camping (tenda), saung itu bisa disewa untuk bermalam. Biaya sewa Rp100.000 per unit.

Jika hendak bermalam di pulau dan membawa peralatan camping, Anda akan dikenakan chare (sewa) tempat untuk mendirikan tenda dengan tarif Rp100.000 per tenda.

Di Pulau itu, wisatawan biasanya bertemu dengan Nurjannah, salah seorang warga yang menunggu pulau tersebut selama 24 jam. Bu Jannah yang mengurus pelayanan keperluan wisata di Pulau Liwungan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan bawah laut, ada warga di Desa Citereup atau pemilik kapal yang menyewakan alat snorkeling, karena di pulau tidak ada tempat penyewaan alat snorkeling.

Namun di Pulau Liwungan ada penyewaan Banana Boat. Dengan tarif Rp150.000, Anda bersama enam teman anda bisa menikmati permainan air itu selama kurang lebih satu jam.

Jadi, bagaimana rencana weekend Anda?

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Rapih Herdiansyah
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Liwungan, Pulau 'Perawan' di Sisi Tanjung Lesung
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top