Selasa, 04 Agustus 2020 |
News Room - Pemerintahan

Lintasan Kereta Api di Kasemen Ditutup, Kemenhub: Kota Serang Lalai

Selasa, 11 Jul 2017 | 13:46 WIB Dibaca: 747 Pengunjung

Direktur Keselamatan Perkeretapian Edi Nursalam saat menutup lintasan kereta api di Serang, Selasa (11/7/2017)

SERANG, [NEWSmedia] - Buntut dari sering terjadinya peristiwa kecelakaan di lintasan kereta api tanpa palang pintu, pihak Kementerian Perhubungan menutup salah satu perlintasan rel di Kasemen, Kota Serang, Banten. Selasa (11/7/2017).

Direktur Keselamatan Perkeretapian Edi Nursalam mengatakan, khusus di Kota Serang ada 17 perlintasan tanpa tanpa palang pintu dan rambu peringatan. Akibatnya, masyarakat banyak yang menjadi korban kecelakaan karena tidak mendapatkan peringatan saat melintas.

"Kasihan masyarakat kita, lewat tanpa peringatan apa-apa. Mestinya pemerintah hadir di sini," kata Edi saat melakukan peninjauan perlintasan rel di Kasemen, Kota Serang.

Menurutnya, perlintasan-perlintasan tersebut sebetulnya menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Karena Kementerian Perhubungan bertanggung jawab pada pemeliharaan rel. 

"Ini tergantung status jalannya. Kalau nasional kita, kalau jalan provinsi gubernur, ini kan jalan kabupaten kota," ucapnya lagi.

Karena banyak perlintasan yang kemudian dibangun jalan oleh kabupaten dan kota, Edi menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan banyak menemukan kendala ketika melakukan perawatan rel. Ada perlintasan yang diaspal padahal perlu dilakukan perawatan misalkan pemeliharaan fondasi dan bantalan rel. 

Kementerian Perhubungan sendiri, mencatat ada total 5.800 perlintasan di seluruh Indonesia. Dan hanya sekitar 1.200 perlintasan yang baru memiliki palang pintu. Sisanya, sebanyak 3.600 perlintasan tanpa palang yang setiap hari memakan korban jiwa. 

"Korban rata-rata lebih kurang satu sampai dua orang perhari yang melintas bukan hanya mobil, kemarin di Kendal 5 orang naik motor (kecelakaan)," tambahnya. 

Edi juga menegaskan, Kementerian Perhubungan sudah sering berkirim surat ke pihak bupati atau wali kota agar memberikan rambu di perlintasan. Ia menilai, pihak pemerintah Kota Serang termasuk lalai memberikan peringatan rambu-rambu peringatan. 

"Kota Serang sama sekali (lalai). Kewajiban Pemda sama sekali satupun ndak di jalankan," tegasnya 

"Sekarang kita tutup. Sebagai shock therapy kepada Pemda supaya nanti kita rapatkan supaya menjadi pembelajaran di masyarakat," imbuhnya. [Red/dtc]

Penulis: Red/dtc
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Lintasan Kereta Api di Kasemen Ditutup, Kemenhub: Kota Serang Lalai

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top