Selasa, 24 September 2019 |
News Room - Pemerintahan

LHP BPK: 7 Pemda di Banten Dapat Predikat WTP, Kota Serang Belum Diumumkan

Kamis, 01 Jun 2017 | 06:35 WIB Dibaca: 1299 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten pada  Rabu (31/5/2017), secara serentak menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2016.

Dari delapan daerah di Provinsi Banten, tujuh pemerintah daerah mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sementara satu pemerintah daerah yakni Kota Serang belum dapat disampaikan hasilnya dengan alasan masih dalam proses.

Ketujuh pemerintah daerah yang mendapat predikat WTP atas laporan keuangannya tersebut antara lain Pemerintah Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Kabupaten Lebak, Pemerintah Kota Cilegon, Pemerintah Kota Tangerang, dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

"Kami mengucapkan selamat kepada kabupaten kota yang meraih WTP tahun ini," kata kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten, T. Ipeong Andjar Wasita, di hadapan bupati dan wali kota yang hadir di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Jl. Palka, Palima, Kabupaten Serang, Rabu (31/5/2017).

Diketahui, untuk enam daerah yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan berhasil mempertahankan predikat WTP yang juga didapat sejak tahun lalu. Sementara untuk Kabupaten Pandeglang berhasil meningkatkan predikat dari WDP ke WTP.

7 Bupati/Wali Kota di Banten beserta para wakilnya di kantor BPK Provinsi Banten.*

“Untuk Kabupaten Pandeglang, opini WTP merupakan yang pertama kali. Pengecualian atas pemeriksaan di tahun 2015 seperti pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) sebesar Rp5,9 miliar yang tidak dapat ditelusuri, piutang yang tidak bisa ditelusuri nomor objek pajaknya, aset kendaraan bermotor sebanyak 623 yang tidak jelas asetnya telah ditelusuri dan ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten,” ungkap Andjar.

Berkaitan dengan hal tersebut, BPK tetap menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar melakukan pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang belum diselesaikan seluruhnya.

Predikat WTP atas laporan keuangan Pemkab Pandeglang membuat Bupati Pandeglang Irna Narulita senang. Ia mengatakan raihan ini hasil kerja keras dan pembinaan yang dilakukan BPK terhadap daerahnya.

Baca juga: Gubernur Banten: Baru Seminggu Dilantik Dapat Opini WTP

“Ini adalah yang pertama dari 12 tahun predikat opini atas keuangan daerah yang selalu mendapat pengecualian. 12 tahun Pandeglang karak ayeuna WTP (Selama 12 tahun baru kali ini mendapatkan WTP),” tutur Irna.

Sementara khusus untuk Pemerintah Kota Serang, BPK sampai hari ini belum bisa menyampaikan laporan hasil pemeriksaan. Menurut T. Ipeong Andjar Wasita, hal tersebut dikarenakan Pemerintah Kota Serang terlambat menyampaikan laporan keuangan.

“Kota Serang terlambat, ini masih proses. Kami belum berwenang memberikan informasi. Sepanjang belum diberikan kami tidak boleh memberitahukan ke publik," katanya.

Untuk Pemerintah Provinsi Banten, BPK juga mengeluarkan predikat WTP atas laporan keuangan tahun 2016. Sebelumnya Pemprov Banten mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP). [ard]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

LHP BPK: 7 Pemda di Banten Dapat Predikat WTP, Kota Serang Belum Diumumkan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top