Senin, 25 Juni 2018 |
News Room - Peristiwa

Lembaran Berisi Teror Ditemukan di Wiper Mobil Polisi, Kota Serang Diancam Bom

Senin, 26 Jun 2017 | 22:09 WIB Dibaca: 4390 Pengunjung

Lembaran berisi teror yang ditemukan di Pos Polisi Lalu Lintas Alun-alun Timur, Kota Serang, Senin (26/6/2017) siang.*

SERANG, [NEWSmedia] - Dua buah kertas berisi tulisan yang diduga bernada ancaman akan adanya aksi pengeboman, ditemukan di wiper kaca mobil polisi dekat Pos Polisi Lalu Lintas Alun-alun Timur, Kota Serang, Senin (26/6/2017). Dalam kertas tersebut disebutkan bahwa, satu dari delapan lokasi di Kota Serang akan menjadi sasaran teror.

Informasi yang dihimpun NEWSmedia, kertas yang terdiri dari dua lembaran buku tulis itu ditemukan pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, menyelip di wiper kaca mobil Patwal Polda Banten yang sedang berada di dekat Pos Polisi Lalu Lintas Polres Serang, Alun-Alun Timur Kota Serang, Jalan Veteran (Depan Mal Ramayana).

Pada kertas pertama yang di tengahnya memuat tulisan La Ilaha Ilallah dalam bahasa Arab, berisi beberapa kalimat dan pesan sebagai berikut:

‘Kami berbaiat pada Abu Bakar Al-Baghdadi bukan Jokowi. Kami bukan anti NKRI tapi kami jijik dengan berhala yang disebut Demokrasi.Jadilah Negara Islam Indonesiaku. Hai orang-orang yang beriman tolonglah agama Allah niscaya Allah akan meneguhkan kedudukanmu (Q.S.T)’

Selebaran teror itu disimpan di wiper kaca mobil polisi.*

Dalam kertas itu juga ditulis ada delapan lokasi sasaran yaitu Kantor Pos, Gereja HKBP, Gedung Juang, KP3B, Polsek, BNI, BRI dan Royal. Sementara di kertas kedua, terdapat denah atau peta Poslantas yang akan dijadikan sasaran teror.

Dalam kertas itu juga ada kalimat "Siapkan dirimu Polisi Thogut kami akan datang setelah Marawai, Filipina selanjutnya adalah Indonesia".

Foto lembaran berisi teror tersebut juga sudah beredar di media sosial dan grup instant messaging seperti Whatsapp dan Blackberry Messenger, dan membuat warga Kota Serang yang mendapat informasi tersebut resah. Selain itu, beredar juga screenshot percakapan Whatsapp messenger berisi instruksi Kasat Lantas agar anggotanya melakukan pengosongan Poslantas Alun-alun Kota Serang.

Ketika dikonfirmasi, Kapolresta Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, pihaknya sedang mendalami lembaran yang berisi ancaman teror tersebut dan meminta masyarakat untuk tidak panik.

“Memang ditemukan ada selembar kertas yang bernada ancaman dari orang tak dikenal yang saat ini masih sedang kita dalami," kata AKBP Komarudin, malam tadi.

Ia mengatakan, ancaman teror tersebut tidak menyurutkan sedikitpun semangat kepolisian yang sedang bertugas melakukan pengamanan Lebaran 2017. "Kami tidak gentar sedikitpun, justru kami yang sedang berjihad. Kami berprinsip siapapun itu pelakunya kita tidak terpengaruh, bahkan anggota sedang termotivasi untuk bertugas dengan ikhlas dan semangat," ujarnya.

“Kalau memang niatnya untuk menakut-nakuti petugas itu nggak mempan,” sambung Kapolres.

Terkait beredarnya screenshot percakapan Whatsapp messenger berisi instruksi Kasat Lantas Polres Serang Kota agar anggota melakukan pengosongan Poslantas Alun-alun Kota Serang, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin membantah bahwa ada instruksi untuk mengosongkan Poslantas Alun-alun tersebut.

Menurut Komarudin, yang dimaksud dalam percakapan tersebut adalah petugas agar mengamankan lokasi untuk mengetahui petunjuk yang mengarah pada pelaku.

“Jadi yang dimaksud mengosongkan pos polisi karena ada petunjuk untuk tidak merusak lokasi, karena akan dilakukan pengecekan. Jadi tidak ada perintah untuk polisi kabur, itu enggak. Yang jelas seluruh aktivitas kepolisian normal,” katanya. [vredo]

Penulis: Vredo Putra
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Lembaran Berisi Teror Ditemukan di Wiper Mobil Polisi, Kota Serang Diancam Bom
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top