Selasa, 04 Agustus 2020 |
News Room - Politik

Kubu WH-Andika Nilai Tudingan Tim Rano-Embay Parsial Hanya Membesarkan Opini

Kamis, 23 Feb 2017 | 14:20 WIB Dibaca: 1438 Pengunjung

Juru Bucara Tim Sukses Wahidin Halim-Andika Hazrumy, Jazuli Abdillah (kiri).*

SERANG, [NEWSmedia] - Menyikapi berbagai tudingan dari tim Rano-Embay yang menyebutkan telah terjadi pelanggaran bersifat terstruktur, sistematis dan massif (TSM) di Kota Tangerang pada Pilkada Banten 2017 lalu,  dinilai terlalu mengada-ada. 

Juru Bucara Tim Sukses Wahidin Halim-Andika Hazrumy, Jazuli Abdillah bahkan memaklumi psikologi pasangan cagub dan cawagub yang kalah dalam pertarungan pesta demokrasi di tanah para jawara. Sehingga membuat opini terbalik.

"Kita sangat memaklumi psikologi orang kalah, apa pun reaksinya harus dihargai sebagai perbedaan sikap. Karena itu akan menjadi hiburan sementara buat mereka. Kalau ada yang kalap atau eror-eror dikit, ya, wajar lah," ujarnya Jazuli, Kamis (23/2/2017).

"Lagian itu kan (pelanggaran) baru asumsi dan pendapat mereka yang subyektif dan sangat lemah data faktualnya, sangkaan mereka sangat parsial dan sepotong-sepotong, opininya saja yang ekspose dibesar besarkan," sambungnya.

Padahal, lanjut Jazuli, berdasarkan quick qount semua lembaga survei, real count KPU Banten pasangan Rano-Embay sudah kalah. Bahkan, dari hasil rekapitulasi PPK di 155 kecamatan Se-Banten mereka pun kalah.

"Semua pengamat dan peneliti nilai mereka kalah dan harus legowo. Semua tokoh masyarakat dan ulama di Banten bilang harus ikhlas dan penuhi janji siap kalah. Sampai penasehat tim sukses mereka, mantan bupati serang Ahmad Taufik Nuriman imbau terima saja sudah kalah dan fokus ke depan," katanya. [snc]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Kubu WH-Andika Nilai Tudingan Tim Rano-Embay Parsial Hanya Membesarkan Opini
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top