Sabtu, 06 Juni 2020 |
News Gallery

Komunitas Ini Buat Sepeda Bisa Kawin, Bagaimana Jadinya?

Rabu, 12 Okt 2016 | 13:00 WIB Dibaca: 1359 Pengunjung

komunitas sepeda tinggi.*

[NEWSmedia] - Di Yogyakarta, komunitas “pit dhuwur” selalu mencuri perhatian dan menjadi pemandangan yang unik di jalan-jalan kota. Komunitas ini berawal dari kedatangan sekelompok sirkus bernama Cyclown Circus. 

Kelompok sirkus tersebut merupakan gabungan pemain sirkus dari beberapa negara, seperti: Italia, Brazil, Argentina, Amerika, dll. Cyclown Circus mengadakan pertunjukkan di Yogyakarta akhir 2006 lalu. 

Saat itu salah satu seniman sirkus asal Italia, Pierro - membarter sepeda tinggi hasil rakitannya dengan tattoo karya Dhomas Yudhistira a.k.a Kampret, seniman tattoo asal Yogyakarta. Pierro juga mengajarkan bagaimana membangun sepeda tersebut dengan ’mengawinkan’ dua kerangka sepeda yang tidak terpakai yang kemudian dirangkai dengan rongsokan besi. 

"Di Jogja limbah atau barang rongsokan kan banyak. Kita pun sebagai generasi muda Jogja memiliki semangat yang sama, yaitu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan limbah atau rongsokan tersebut menjadi sesuatu yang bisa bermanfaat,” kata Dhomas. 

Karena banyaknya permintaan dari teman-teman, dan respon aktif dari para pecinta olah raga sepeda, Dhomas kemudian akhirnya mulai membuka forum untuk sepeda tinggi.[fbc/05]

Penulis: Newsmedia
Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Komunitas Ini Buat Sepeda Bisa Kawin, Bagaimana Jadinya?
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top