Minggu, 07 Juni 2020 |
News Room

Ketua Umum PPP Janji Perjuangkan KH Syamun Jadi Pahlawan Nasional

Senin, 21 Agt 2017 | 14:48 WIB Dibaca: 1540 Pengunjung

Ketua Umum PB Al-Khairiyah, Ali Mujahidin (kanan) berbincang dengan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy sebelum mengisi kuliah umum di Kampus Al-Khairiyah, Citangkil, Kota Cilegon, Minggu (20/8/2017) malam.*

CILEGON, [NEWSmedia] - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy memberikan dukungan penuh kepada Perguruan Islam Al-Khairiyah untuk mendorong Brigjen KH Syam'un menjadi Pahlawan Nasional.

Brigjen KH. Syam’un adalah pendiri Perguruan Islam Al-Khairiyah di Citangkil Banten. Lahir pada 5 April 1894 dari pasangan H Alwiyan dan Hj Hajar. KH Syam’un masih keturunan dari Ki Wasyid tokoh utama perjuangan melawan kolonial Belanda pada peristiwa Geger Cilegon 1888.

Romi--sebutan M Romahurmuziy-- berjanji akan mengupayakan ke pemerintah untuk mengangkat Brigjend KH Syam’un sebagai Pahlawan Nasional.

"Kami dari PPP memberikan dukungan penuh dan akan memperjuangkan KH. Syam’un sebagai Pahlawan Nasional. Karena nilai-nilai yang telah ditunjukan beliau dengan kecintaannya yang rela mengorbankan jiwa raga atas adanya Indonesia," kata Romi saat mengisi kuliah umum di Kampus Peradaban Islam Al-Khairiyah, Citangkil, Kota Cilegon, Banten, Minggu (20/8/2017) malam.

Sebelum Romi mengisi kuliah umum, pihak panitia memutar video biografi figur Brigjen KH Syam’un sebagai pendiri yayasan Al-Khairiyah dan ssbagai pahlawan bangsa Indonesia dalam mensyiarkan Islam serta perjuangannya melawan kolonial Belanda. Romi dan seluruh hadirin nampak serius menyimak pemutaran video KH Syam'un.

Romi pun menilai, Al-Khairiyah sebagai warisan yang ditinggalkan KH Syam’un telah memberikan manfaat nyata, yaitu mampu mengubah semangat menyala-nyala pada masa perang serta semangat yang membara pada upaya mengkader dan mendidik anak bangsa dengan peninggalannya Perguruan Islam Al-Khairiyah saat ini.

Romi meyakini dan optimistis upaya untuk mendorong Brigjen KH Syam'un menjadi Pahlawan Nasional bisa terwujud. Terlebih, usulan pengangkatan Brigjen KH Syam’un sudah diajukan pada pemerintahan periode sebelumnya, dan tokoh pejuang Geger Cilegon itu telah menerima gelar Bintang Mahaputra.

Sementara itu, Ketua Umum PB Al- Khairiyah, Ali Mujahidin yang juga cucu dari KH Syam’un mengaku berterima kasih atas perhatian Ketua Umum PPP M Romahurmuziy kepada Al-Khairiyah.

Terkait usulan Brigjen KH Syam'un agar diangkat sebagai Pahlawan Nasional, sejauh ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat dan masyarakat Banten.

"Saya serahkan kepada pemerintah dan meminta doa dari seluruh masyarakat Banten," kata Ali Mujahidin.

KH Syam’un merupakan keturunan langsung dari Ki Wasyid, tokoh utama perjuangan pada masa perlawanan terhadap kolonial Belanda dalam peristiwa Geger Cilegon 1888

Darah pejuang Ki Wasyid menurun kepada Brigjen KH Syam’un yang juga merupakan pejuang yang ikut melawan kolonialisme di daerah Banten. KH Syam'un bergabung dengan Pembela Tanah Air (PETA) dan sering mengajak anak buahnya untuk memberontak serta mengambil alih kekuasaan Jepang.

Keterlibatan KH Syam’un dalam dunia militer mengantarkannya menjadi pimpinan Brigade I Tirtayasa Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang kemudian kini berganti menjadi TNI Divisi Siliwangi.

Dengan Pangkat terakhir Brigadir Jenderal (Brigjen), karier KH Syam’un di ketentaraan terbilang gemilang hingga diangkat menjadi Bupati Serang periode 1945-1949.
Namun pada tahun 1948 meletus Agresi Militer Belanda II yang mengharuskan KH Syam’un bergerilya dari Pandeglang sampai Anyer.

Brigjen KH Syam’un meninggal pada tahun 1949, karena sakit saat memimpin gerilya dari hutan sekitar Kamasan Anyer. [fbtn/ard]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ketua Umum PPP Janji Perjuangkan KH Syamun Jadi Pahlawan Nasional
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top