Jumat, 26 April 2019 |
News Room - Politik - Sosok

Ketua PDI-P Banten Asep Rahmatulloh: Saya Lebih Milenial Dari Banyak Milenial

Jumat, 12 Apr 2019 | 11:40 WIB Dibaca: 402 Pengunjung

Asep Rahmatulloh (tengah). (Foto: Istimewa)

SERANG, [NEWSmedia] - Sejauh ini banyak orang yang keliru dalam memahami generasi milenial. Namun sesungguhnya ada definisi yang tepat mengenai generasi milenial, khususnya terkait kategori seperti apa orang-orang yang termasuk dalam generasi milenial.

Pew Research Center merilis definisi baru tentang generasi milenial. Menurut hasil penelitian, ukuran baru usia milenial yaitu mereka yang terlahir antara tahun 1981 sampai 1996. Lembaga riset independen itu menetapkan tahun 1996 sebagai tahun kelahiran terakhir generasi milenial.

“Siapa pun yang lahir antara tahun 1981 dan 1996 atau berusia 22 sampai 37 tahun pada 2018 akan dianggap sebagai generasi milenial. Dan siapa pun yang lahir sejak tahun 1997 dan seterusnya akan menjadi bagian dari generasi baru," kata Michael Dimock, Presiden Pew Research Center, seperti dikutip dari USA Today.

Selama ini rentang usia generasi milenial yang ditetapkan United States Census Bureau adalah mereka yang lahir antara tahun 1982 sampai 2000. Dengan begitu, rentang waktu definisi baru tentang milenial yang diteliti Pew Research Center lebih pendek.

Pew menyebutkan faktor utama yang memisahkan manusia dari generasi ke generasi adalah karena teknologi. Misalnya, generasi sesudah milenial atau pasca-milenial atau yang sering disebut sebagai Generasi Z. Mereka dianggap unik dari semua generasi lainnya, karena berperilaku digital natives. Lahir dan tumbuh dengan teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan mereka. Sementara generasi milenial masih harus beradaptasi dengan teknologi dari waktu ke waktu.

Pandangan mengenai kategori generasi milenial dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Banten, Asep Rahmatulloh rupanya hampir senada. Menurutnya, milenial adalah mereka yang menyesuaikan hidupnya dengan perkembangan teknologi. Dari faktor usia, Asep menyebut milenial sebagai generasi muda penerus dirinya.

“Sekarang saya memang bukan milenial, tapi saya mungkin lebih milenial dari banyak milenial,” kata Asep dengan gaya khas humorisnya.

Pria kelahiran Serang, 29 Mei 1967 itupun menjelaskan, pernyataannya itu sebenarnya bisa jadi motivasi bagi generasi milenial. Bahwa sudah seharusnya generasi milenial yang berperan saat ini, mengisi ruang-ruang pemerintahan, termasuk ruang-ruang politik dan sebagai bagian dari pengawal demokrasi.

“Anak-anakku, ayo jangan mager, jangan baper, Indonesia itu perlu energimu, bangsamu perlu kreativitasmu, kini saatnya kalian bergerak, kini saatnya kamu berpihak,” tutur Asep menirukan kalimat Megawati Soekarnoputri yang menjadi iklan politik PDI-Perjuangan di Pemilu 2019.

Dalam konteks itu, Asep mengatakan anak-anak muda, generasi milenial memiliki peran yang sangat penting dalam mengawal pesta demokrasi. Mereka menjadi bagian terpenting dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) yang bermartabat.

“Generasi milenial memiliki peran penting, oleh karena itu generasi milenial jangan mudah terhasut atau bahkan turut menyebarkan berita bohong (hoaks). Kalian harus menangkal hoaks untuk menciptakan pemilu yang damai," ujar Asep yang merupakan Ketua DPRD Provinsi Banten periode 2014-2019 ini.

Menurut Asep, generasi milenial harus mampu melihat tanda-tanda ke depan ke arah yang lebih baik. Ia berpesan jangan karna pemilu generasi milenial sebagai penerus bangsa terpecah belah.

“Saat ini generasi milenial merupakan pengguna media sosial paling aktif. Mereka paling rentan terhadap dampak dari perang persepsi. Jangan terpancing, kalian generasi muda yang memiliki tugas dalam mengamankan masa depan yang akan datang,” tuturnya.

Tugas yang terpenting dalam waktu dekat bagi generasi milenial, lanjut Asep, adalah memastikan bahwa Pemilu 2019 berjalan lancar dan demokratis. Ia berharap angka partisipasi Pemilu 2019 di Banten bisa mencapai minimal di angka 75 persen.

“Suara generasi milenial penting dan menentukan. Kalian harus pergi ke TPS, memilih calon presiden, memilih legislatif. Ayo bergerak, karena lima tahun ke depan ini milik kalian,” ucapnya. [ard]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ketua PDI-P Banten Asep Rahmatulloh: Saya Lebih Milenial Dari Banyak Milenial
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top