Jumat, 24 November 2017 |
News Room

Ketua DPD RI Dihadiahi Wartawan Buku ‘JANGAN PUTUS OSO!’

Minggu, 20 Agt 2017 | 16:12 WIB Dibaca: 322 Pengunjung

Ramon Damora, editor buku 'JANGAN PUTUS OSO!' berbincang bersama Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, Jumat (19/8/2017) malam. (Inzet: sampul buku).*

JAKARTA, [NEWSmedia] – Ada kejutan spesial di tengah kemeriahan acara ulang tahun Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang di kediamannya Jumat (19/8/2017) malam. Ia mendapat kado dari wartawan berupa buku berjudul ‘JANGAN PUTUS OSO!’.

Buku tersebut bergambar sampul OSO, yang tak lain panggilan populer Oesman Sapta Odang sendiri. Dalam sampul, OSO sedang memegang cambuk Tarian Caci dari Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Wah, dibuatkan buku,” kata Wakil Ketua MPR RI ini spontan menunjukkan buku ke arah sang istri, Serviati Oesman, yang sedang berdiri di sampingnya.

“Terima kasih, terima kasih,” ujar OSO kepada Ramon Damora, pria pemberi hadiah yang menjadi editor buku tersebut.

Ramon Damora dikenal sebagai budayawan, sastrawan, juga wartawan senior dari Tanjungpinang. Ia pun menjelaskan makna di balik judul buku itu kepada OSO dan sejumlah tamu lainnya yang tampak masih memancarkan raut muka surprise.

“Jangan Putus OSO adalah plesetan kreatif dari kalimat 'jangan putus asa'. Wartawan dalam buku ini memandang, magnet personalisasi OSO hari ini di panggung demokrasi Indonesia layak dijadikan simbol baru untuk mengajak rakyat tidak mudah menyerah dan putus asa,” papar Ramon.

Gambar sampul OSO yang sedang memegang cambuk dengan latar belakang warna putih, membuat buku ini terlihat fresh dan artistik. Itu mewakili sikap dan karakter OSO yang selalu optimistik menjalani tugas negara.

Menurut tokoh pers nasional Ilham Bintang, OSO yang merupakan Ketua Umum Partai Hanura itu, tentu bahagia menerima hadiah kejutan buku yang diprakarsai wartawan di daerah.

Melalui buku ini, kata Ilham, Ramon Damora berhasil membuktikan bahwa sosok OSO mulai diakui secara nasional.

“Saran saya luaskan lagi perspektif buku itu untuk cetakan berikutnya dengan komentar lebih banyak lagi dari para wartawan, terutama yang bersahabat dekat dengan OSO, seperti Karni Ilyas, Suryopratomo dan lain-lain,” kata Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat itu.

Buku ‘Jangan Putus OSO’ karya Ramon Damora merangkum pesan dan kesan para wartawan kawakan dari berbagai penjuru tanah air mengenai figur OSO yang tengah naik daun di kancah perpolitikan nasional saat ini.

Ditulis dengan bahasa yang renyah, segar, tapi tetap kritis, Ramon Damora menegaskan bahwa OSO bukan lagi sekadar akronim. Namun juga simbol sekaligus inspirasi perjuangan yang sungguh-sungguh, penuh kerja keras, ikhlas, dan sederhana.

Di tempat terpisah, Amir Machmud, jurnalis, kolomnis, dan penulis sejumlah buku jurnalistik dari Semarang, menyambut baik kehadiran buku ‘Jangan Putus OSO!’.

Menurut dia, Ramon Damora sebagai editor berhasil memandu sejumlah wartawan terkemuka dari Aceh, Banten, Jawa Barat, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Makassar, Riau, dan masih banyak lagi, untuk menghindari materi yang berat dan berpanjang-panjang dalam buku ini.

“Yang penting esensinya tercapai, yakni memperkenalkan tesis awal bahwa Indonesia hari ini punya OSO, figur alternatif pemimpin baru yang sangat layak diperhitungkan,” terang Ketua PWI Jawa Tengah ini.

"Dan intro memperkenalkan sosok OSO itu yang menyampaikannya secara pas, proporsional, konkret, adalah wartawan, bukan yang lain, di sinilah saya kira nilai lebih buku,” sambungnya. [ard]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ketua DPD RI Dihadiahi Wartawan Buku ‘JANGAN PUTUS OSO!’
Top