Minggu, 22 Oktober 2017 |
News Room - Highlight - News Community

Ketika Relawan Kemanusiaan ‘Turun’ ke Banten Lama

Jumat, 14 Jul 2017 | 15:39 WIB Dibaca: 1059 Pengunjung

Para relawan PMI Kota Serang berfoto bersama usai kerja bakti di sekitar Menara Banten, Jumat (14/7/2017) pagi (foto kiri). Dua orang ibu ikut serta dalam kegiatan kerja bakti di Banten Lama (foto kanan).*

SERANG, [NEWSmedia] - Jumat (14/7/2017) pagi, sebanyak 164 orang berpakaian biru dongker berlogo palang merah, berkumpul di kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten. Mereka membawa karung, sapu, pengki dan tong sampah.

Ya, mereka adalah para relawan anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang serta beberapa perwakilan dari pelajar, mahasiswa dan beberapa karyawan swasta. Mereka menyambangi Banten Lama untuk melakukan bakti sosial, memungut sampah dan bersih-bersih di sekitar kawasan makam para Sultan Banten.

Banten Lama memang menjadi daya tarik para peziarah yang datang dari berbagai daerah. Kompleks peziarahan yang memiliki nilai historis sejarah ini juga sebagai ikon Provinsi Banten. Sejak lama, Banten Lama menjadi perhatian dan perbincangan, karena kondisinya.

Tidak sedikit orang membahas kekumuhan Banten Lama, kesemwarutan pedagang kaki limanya hingga kenyamanan lingkungannya. Sejumlah pihak merasa prihatin, kawasan bersejarah itu terkesan tidak terurus, kotor dengan sampah. Padahal, Banten lama adalah identitas daerah yang bisa menjadi kebanggaan warga.

Kondisi Banten Lama itupun menjadi perhatian bagi para relawan anggota PMI Kota Serang. Para pahlawan kemanusiaan itu tergerak untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk Banten Lama. Mereka melakukan aksi bersih-bersih di Banten Lama, memungut sampah di pelataran menara dan di halaman luar yang menjadi tempat berkumpulnya pedagang kaki lima.

Aksi kerja bakti ini dipimpin langsung Ketua PMI Kota Serang, Adde Rosi Khoerunnisa. Rosi juga menyempatkan bersua dengan dua orang yang mewakili Keluarga Besar Kenadziran Banten Lama, yakni kakak beradik Tb. Abbas Wassee dan Tb. Syadzili Wassee.

Menurut Adde Rosi, kegiatan ‘Jumat bersih’ di kawasan Banten Lama menjadi sebuah dukungan bagi Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang untuk melakukan revitalisasi Banten Lama.

“PMI Kota Serang mensuport revitalisasi Banten lama, sehingga terlaksana untuk mewujudkan Banten Lama yang tidak kumuh dan bersih, sehungga enak dilihat dan enak dikunjungi,"  ujar Rosi, seraya berharap para pengunjung atau peziarah, termasuk pedagang, agar bersama-sama menjaga dan peduli kebersihan kawasan Banten Lama.

Simak: Pemprov akan Hidupkan Kembali Sungai di Kawasan Banten Lama

Rosi berharap, kegiatan ‘Jumat Bersih’ di Banten Lama ini selanjutnya bisa dilakukan oleh organisasi sosial lainnya, termasuk masyarakat yang cinta terhadap Banten Lama.

“Banten lama ini menjadi tanggungjawab kita bersama. Oleh karena itu kami merasa  bertanggung jawab, minimal membersihkan sampah dilingkungan ini, kami membawa ratusan dari relawan PMI Kota Serang mungut sampah,” kata Rosi.

Sementara itu, Sekretaris Keluarga Besar Kenadziran Banten Lama, Tb. Abbas Wassee mengapresiasi kepedulian relawan PMI Kota Serang yang melakukan aksi bersih-bersih di kawasan banten Lama. Menurut dia, ini menjadi sejarah, bahwa para pahlawan kemanusiaan telah peduli kepada Banten Lama.

"Ini momen yang paling bersejarah. Sekarang, Gubernur dan Wakil Gubernur Banten (Wahidin Halim dan Andika Hazrumy) sudah merencanakan untuk merevitalisasi keraton Kesultanan Banten, ini titik awal kebersamaan kita,” kata Tb Abbas.

Usai kerja bakti, para relawan beristirahat di Situ Tasikardi.*

Abbas mengatakan, tanpa ada kebersamaan, mustahil kawasan Banten Lama bisa direvitalisasi dan ditata. Abbas pun mengajak seluruh pihak, termasuk keluarga kesultanan, untuk bersama-sama menata Banten Lama.

“Kalau tanpa kebersamaan, bohong bisa menata keraton Kesultanan Banten, ini yang kami harapkan dari dulu, sehingga penataan bisa berjalan, dari yang kumuh menjadi tidak kumuh. Kalau ada nasab yang mengaku Sultan, ayo bareng-bareng,” tuturnya.

Tong sampah kreasi PMI Kota Serang.*

Sebagai tanda kehadiran para relawan kemanusiaan di Banten Lama, pihak kenadziran mendapat titipan berupa alat-alat kebersihan, salah satunya tong sampah organik dan non organik hasil kreasi PMI Kota Serang, untuk ditempatkan di beberapa titik di kawasan peziarahan makam Sultan, termasuk di pelataran masjid dan menara Banten. [ahi/ard]

 

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ketika Relawan Kemanusiaan ‘Turun’ ke Banten Lama

BERITA TERKAIT

Top