Kamis, 24 September 2020 |
News Room - Pemerintahan - Hukum

Kemenkumham dan Pemprov DKI akan Bangun Lapas di Banten

Jumat, 21 Jul 2017 | 13:58 WIB Dibaca: 856 Pengunjung

Gubernur DKI, DJarot Saiful Hidayat.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang dan Salemba tidak lagi mampu menampung warga binaan, rencananya Kemenkumham akan membangun Lapas baru di atas lahan seluas 100 hektare di Ciangir, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Lapas tersebut nantinya akan menggunakan sistem open camp (terbuka) dan medium security (tingkat keamanan sedang).

"Kami sepakati nanti akan koordinasi dengan Kabupaten Tangerang bikin open camp di sana karena lapas di sini sudah over terutama Salemba," kata Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai melakukan pertemuan dengan Sekretaris Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Sri Puguh Budi Utami, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (21/7/2017).

Kesepakatan Pemprov DKI dan Kemenkumham dalam membangun lapas di Ciangir karena rutan dan lapas di Jakarta, tidak lagi mampu menampung warga binaan. Selain karena kapasitas, warga binaan juga tidak bisa produktif.

"Kalau ditempatkan di sana dia tidak produktif dan seperti ini tidak baik. Salemba itu sudah nggak tepat karena di tengah-tengah kota. Tadi disampaikan juga Salemba bisa dialihfungsikan," ujarnya.

Dari 100 hektare luas lahan, rencananya 30 hektare akan dialokasikan untuk membangun lapas, sedangkan lahan sisa seluas 70 hektare akan dibangun Villa Werdha, lahan pertanian, peternakan dan lainnya. 

"Supaya dia produktif sehingga ada lahan pertanian di sana sehingga dia bisa produktif untuk menggarap lahan di situ. Kalau di Salemba tidak produktif dan seperti ini tidak baik," jelas Djarot.

Lapas Ciangir ini diprioritaskan untuk warga binaan dari Lapas Salemba. Dari kapasitas 2.000 orang, kini lapas Salemba berisi 5.000 orang. Sedangkan Lapas Cipinang telah menampung 9.000 orang dari kapasitas 3.000 orang. Pembangunan lapas, ditambahkan Djarot, akan dilakukan mulai tahun ini. 

"Segera tahun ini akan kami lakukan," kata Djarot. 

Sementara, Sekretaris Direktorat Jenderal Permasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM wilayah Jakarta, Sri Puguh Budi Utami, mengatakan tidak semua tahanan di Jakarta akan dipindahkan ke open camp di Ciangir, Sri Puguh mengatakan tahanan yang dipindahkan adalah tahanan yang sudah lulus assesment.

"Jadi yang di-assesment dulu, setelah dididik dan dilatih. Kemudian bisa bersosialisasi dengan masyarakat. Mereka kami tempatkan di sana untuk bekerja pertanian, peternakan," ujar Sri Puguh.

Lapas terbuka di Ciangir memang akan dibuat dengan tingkat keamanan medium. Di sana, tahanan akan diajak bekerja di pertanian. Secara umum, kata Sri, Pemprov DKI Jakarta setuju dengan konsep itu. Namun, Pemprov DKI tetap harus berkoordinasi dengan Kabupaten Tangerang terlebih dahulu.

"Kalau disetujui berarti kami berproses dengan Pemkab Tangerang untuk open camp. Nanti jadi di sana bukan lapas dengan bangunan seram, istilahnya lapas terbuka," ujar Sri. [Dtk/Kps] 

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Kemenkumham dan Pemprov DKI akan Bangun Lapas di Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top