Senin, 20 Januari 2020 |
News Room - Kesehatan

Kekerasan Terhadap Anak di Ibu Kota Provinsi Banten Meningkat

Selasa, 10 Des 2019 | 19:19 WIB Dibaca: 166 Pengunjung

Kadis DP3AKB Kota Serang, Toyalis.

SERANG, [NEWSmedia] - Angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Ibu Kota Provinsi Banten sepanjang tahun 2019 meningkat dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang Toyalis mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menangani 40 kasus anak dan perempuan lebih banyak dari data tahun 2018, yakni 34 kasus. 

"Jadi ada peningkatan dari tahun sebelumnya, belum yang baru masuk laporannya mungkin sudah capai 43 kasus," kata Toyalis kepada awak media di Kota Serang, Selasa (10/12/2019). 

Untuk kasusnya , lanjut Toyalis, dilakukan oleh keluarga dan tetangga rumah tapi yang paling dominan memang dilakukan oleh tetangga korban. 

"Ada anak sekolah, sisanya masyarakat lainnya seperti anak yang belum sekolah. Karena baru dievaluasi, sisanya ini apakah umur 18 atau apa yang jelas yang ditangani itu anak-anak," ujarnya. 

Pihaknya mengklaim untuk mengurangi kekerasan terhadap anak di Kota Serang, sudah membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). 

"Jadi untuk penanggulangan itu, kita juga bikin Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), kita sudah roadshow keliling ke kecamatan ngasih tau ke masyarakat untuk jangan takut melapor," tuturnya. 

Selain itu Toyalis juga menegaskan, dalam rangka pencegahan kekerasan terhadap anak pihaknya sudah membentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan sudah tersebar di lima Pokmas, mudah-mudahan segera terbentuk di setiap kecamatan   

"Mungkin saja kejadian yang banyak tapi nggak melapor mudah-mudahan dengan Puspaga tadi juga ada pokmas masyarakat berani untuk melapor," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Kekerasan Terhadap Anak di Ibu Kota Provinsi Banten Meningkat
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top