Kamis, 02 April 2020 |
News Room

Keberadaan Tempat Hiburan di 'Kota Santri' Meresahkan

Selasa, 18 Okt 2016 | 15:56 WIB Dibaca: 3993 Pengunjung

Salah satu tugu yang menjadi ciri khas di Alun-alun Pandeglang.*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Kabupaten Pandeglang yang dikenal sebagai daerah santri rupanya masih belum bersih dari praktik kemaksiatan. Keberadaan tempat hiburan menjadi salah satu yang meresahkan.

Keluarga Besar Mahasisaa Universitas Mathlaul Anwar (Unma) Pandeglang mengungkapkan, di wilayah selatan Pandeglang banyak berdiri tempat hiburan yang berkedok kafe dan rumah makan.

Namun, aktivitas yang dijalankan secara terang-terangan adalah murni tempat hiburan. Bahkan tempat hiburan itu kerap terjadi transaksi para wanita malam.

"Berdasarkan hasil investigasi kami di lokasi, banyak tempat hiburan yang tidak memiliki izin dan dijadikan tempat maksiat, juga menyediakan minuman keras," kata Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Mathlaul Anwar, Edi Santoso kepada NEWSmedia, Selasa (18/10/2016).

Ia menyebut beberapa tempat hiburan yang dimaksud antara lain seperti Cengkar, Carista dan Srikandi. Lokasinya berada di wilayah Kecamatan Labuan dan Panimbang.

Edi Santoso mengaku sudah beberapa kali meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk segera menutup tempat hiburan tersebut.

"Bahkan beberapa kali kami menyurati Satpol PP dan BPPT (Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu), termasuk Komisi I DPRD Pandeglang," ungkap Edi.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang bertindak cepat menertibkan tempat hiburan yang dianggap telah meresahkan masyarakat.

"Jangan sampai masyarakat yang bertindak langsung untuk menutup paksa," ucapnya. [DS]

Penulis: Newsmedia
Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Keberadaan Tempat Hiburan di 'Kota Santri' Meresahkan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top