Senin, 28 September 2020 |
News Room

Kapus Hidrosal Ungkap Penyebab Kebocoran Pipa Gas di Perairan Kabupaten Serang

Jumat, 20 Jul 2018 | 15:11 WIB Dibaca: 455 Pengunjung

Kapus Hidrosal, Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro menyampaikan hasil investigasi di Hotel Horizon, Kota Cilegon, Jumat (20/7/2018).*

CILEGON, [NEWSmedia] - Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapus Hidorsal) Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro mengatakan, penyebab utama kebocoran pipa gas di perairan Pulau Panjang, Kabupaten Serang karena adanya benturan dengan benda keras seberat 6 ton.

Menurutnya, benda keras atau logam tersebut merupakan jangkar milik salah satu kapal dengan bendera Indonesia yang menghantam pipa gas milik PT CNOOC yang merupakan merupakan jalur suplai gas pembangkit listrik ke turbin PT PLTGU Cilegon.

"Dengan lebar 4 meter dan kedalaman pasir 2 meter, benda keras atau logam yang diperkirakan itu adalah jangkar," kata Harjo saat pemaparan hasil Identifikasi Surta Hidros di Hotel Horizon, Kota Cilegon, Jumat (20/7/2018).

Ia menjelaskan, dalam unclose 82 Peraturan Internasional disebutkan, ketika ada instalasi bawah laut, kapal atau sejenisnya, tidak diperbolehkan melakukan kegiatan dengan radius sejauh 1.750 meter dari instalasi tersebut.

"Tidak boleh ada kegiatan labuh jangkar atau kegiatan bawah air di situ, kalau ada kapal melakukan kegiatan di situ, ada atau tidak ada kerusakan, berarti sudah melanggar," jelasnya.

BACA JUGA: Ini Penyebab Kebocoran Pipa Gas di Perairan Kabupaten Serang

Meski demikian, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menindak kapal tersebut, sebab menurutnya, yang mempunyai kewenangan adalah Polair Polda Banten.

"Kalau ada tentunya nanti bisa dipertanyakan ke pihak Polair yang mempunyai kewenangan menangani penyidikannya," terangnya.

Hasil Investigasi Giat Surta Hidros

Ia menuturkan, berdasarkan hasil investigasi dengan menggunakan alat Side Scan Sinar, Mbes Resi Seabat dan Magnetometer, pihaknya menemukan bekas garukan benda tajam dengan lebar 4 meter dan kedalaman pasir 2 meter.

"Saya ilustrasikan ini pipa gas ada yang terpendam, ada garukan benda keras yang lebarnya yang diduga itu jangkar yang dijatuhkan, kemudian kapal mundur untuk mencari jangkar," katanya.

Ia menerangkan, ketika kapal bergerak mundur, terjadi hal yang mencurigakan dan disaat kapal bergerak, saat itu pula pipa yang berada di bawah air itu putus.

"Ketika pipa putus, kemudian kapal berusaha melepaskan diri, saat pipa patah, teradi ledakan tinggi, mengangkat tanah dari bawah laut, kemudian pipa karena ada gas jadi bengkok, putusan pipa mencapai 6 meter," terangnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya akan menyerahkan hasil investigasi tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti lebih jauh.

"Pasca kejadian kita langsung bergerak, satu minggu, paling tidak besok hasil ini akan diserahkan ke penyidik dari kepolisian," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Kapus Hidrosal Ungkap Penyebab Kebocoran Pipa Gas di Perairan Kabupaten Serang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top