Senin, 28 Mei 2018 |
News Room - Hukum

Kapolri Minta Revisi UU Terorisme Dipercepat

Kamis, 17 Mei 2018 | 14:28 WIB Dibaca: 133 Pengunjung

PEKANBARU, [NEWSmedia] - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian berharap revisi UU Antiterorisme bisa dipercepat.

Dengan demikian, lanjutnya, kelompok-kelompok teroris yang berkembang di Indonesia, seperti Jamaah Ansharut Daulah (JAD) bisa ditumpas sampai ke akar-akarnya.

"Saya sudah sampaikan, semua kegiatan ini (teror-red) adalah jaringan Jemaah Asharut Dauhlah. Saya berani menunjuk hidung, karena sudah tiga empat tahun kita melihat perkembangan dari kelompok jaringan ini," kata Tito di Mapolda Riau, Kamis (17/5/2018).

Ia menjelaskan, keberadaan kelompok JAD itu sudah sangat mengkhawatirkan, sebab menurutnya, JAD berada di balik serentetan teror yang ada di Wilayah Jawa Timur, seperti Surabaya dan Sidoarjo.

"Jaringan ini bukan jaringan lokal. Tapi jaringan yang menyebar di beberapa wilayah di Indonesia, itulah yang menyebabkan, kita meminta dari semenjak dua tahun lalu, kita sudah mempersiapkan draf revisi UU-nya, sudah dibahas di DPR. Kita berharap secepat mungkin revisi," jelasnya.

Selain meminta percepatan revisi UU Antiterorisme, Ia juga bicara soal perlunya lapas bagi teroris. Menurutnya, teroris harus ditempatkan di lapas dengan pengamanan yang maksimum. 

"Karena, kejadian yang di Mako Brimob juga karena tidak ketersediaan Lapas dan manajemen Lapas. Kita ingin ada yang maximum security menghadapi kelompok-kelompok seperti ini. Mereka (kelompok) didorong lebih banyak di dorongan masalah pemahaman. Mereka cukup berbahaya. Jadi tidak bisa ditahan di tahanan biasa, apa lagi yang digabungkan tahan lain," pungkasnya. [dtc]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Kapolri Minta Revisi UU Terorisme Dipercepat

BERITA TERKAIT

POLRES SERANG KOTA NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top