Kamis, 02 Juli 2020 |
News Room - Hukum

Kapolda Minta Masyarakat Banten Tak Terprovokasi Soal Pembakaran Bendera HTI

Jumat, 26 Okt 2018 | 17:54 WIB Dibaca: 369 Pengunjung

Kapolda Banten, Brigjen Pol Teddy Minahasa di Halaman Masjid Agung Kesultanan Banten, Jumat (26/10/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Kapolda Banten Brigjen Pol Teddy Minahasa meminta kepada masyarakat Banten agar tidak terprovokasi soal pembakaran bendera HTI di Garut.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan Polisi, dirinya meyakini bendera yang dibakar oleh oknum anggota Banser tersebut adalah bendera HTI.

"Saya harap masyarakat Provinsi Banten yang mayoritas umat muslim, tidak terprovikasi oleh isu-isu yang sesat seperti itu dan sudah jelas para ulama menyatakan bahwa bendera yang dibakar itu adalah bendera HTI, bukan bendera tauhid," kata Teddy di Halaman Kesultanan Banten, Kasemen, Kota Serang, Jumat (26/10/2018).

BACA JUGA: Ulama Banten Sikapi Pembakaran Bendera HTI di Garut

Ia menjelaskan, meski secara organisatoris HTI telah dibubarkan oleh pemerintah, namun dirinya meyakini mantan anggota HTI masih banyak di Provinsi Banten.

"Artinya sel-sel dari mereka masih ada, dan tetap kita waspadai eks-eks ormas terlarang ini, kita tidak boleh terlena," jelasnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya bersama para ulama Banten menilai, HTI merupakan ormas yang berbahaya bagi keutuhan NKRI.

"Kita harus ingat bahwa bangsa ini dibangun dan dibesarkan atas kesepatan bersama, termasuk para ulama, apabila ada paham-paham lain, dan ideologi lain yang ingin merubah  ideologi pancasila saat ini, ya tentunya ini ancaman untuk bangsa Indonesia," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Kapolda Minta Masyarakat Banten Tak Terprovokasi Soal Pembakaran Bendera HTI

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top