Rabu, 15 Agustus 2018 |
News Room

Kapolda Banten Ajak Ulama Jaga Persatuan di Tahun Politik

Sabtu, 09 Jun 2018 | 06:01 WIB Dibaca: 137 Pengunjung

Kapolda Banten, Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo dan Presidium FSPP Provinsi Banten, Matin Jawahir saat Diskusi di Mapolda Banten, Jumat (8/6/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Kepala Kepolisian Daerah Banten, Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo mengajak kepada seluruh ulama dan umaro di Provinsi Banten untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Terlebih menurutnya, empat daerah di Banten, saat ini sedang melaksanakan tahapan Pilkada serentak tahun 2018 yang tidak menutup kemungkinan bisa terjadi gesekan antar pendukung masing-masing pasangan calon.

"Mari kita bekerjasama ulama umaro untuk saling mengingatkan masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan, karena negara ita sangat besar, terkenal dengan keberagaman budaya, bahasa, suku dan sebagainya, ini merupakan kekuatan bagi Indonesia, kalau itu hilang, hilanglah kekuatan Indonesia," kata Sigit saat Diskusi dengan Para Ulama di Mapolda Banten, Jumat (8/6/2018).

Ia menjelaskan, berdasarkan beberapa hasil riset, Indonesia diprediksi akan menjadi negara ke empat terbesar di dunia pada tahun 2045.

"Kita harus bersama menjaganya karena semuanya harus dengan perjuangan dan kerja keras, karena yang kita hadapi adalah bangsa lain, kalau kita tidak bisa, kita tidak mungkin menjadi negara besar," jelasnya.

Sementara itu, Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, Matin Jawahir berharap, para ulama dan umaro di Provinsi Banten bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan benar.

"Ada tiga tugas ulama, yang salah satunya adalah meluruskan dan memperbaiki masyarakat ketika terjadi ketimpangan, jangan sampai menyesatkan keyakinan yang tidak sesuai dengan Akidah Islamiyah," terangnya.

Ia juga menegaskan, banyak orang Indonesia yang salah berfikir tentang berbangsa dan beragama yang dapat mengakibatkan perpecahan antar umat manusia.

"Seringkali banyak yang salah berfikir, kita ini orang Indonesia yang beragama Islam, bukan orang Islam yang ada di Indonesia, maka ulama kita seperti Wali Songo ketika menyebarkan Agama Islam, tidak menentang budaya yang sudah ada," pungkasnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Kapolda Banten Ajak Ulama Jaga Persatuan di Tahun Politik
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top