Senin, 10 Mei 2021 |
News Room - Peristiwa - Banten Memilih

Kantor Bawaslu Banten Disegel Mahasiswa

Senin, 16 Jan 2017 | 17:38 WIB Dibaca: 1295 Pengunjung

Kantor Bawaslu Banten setelah didemo Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas), Senin (16/1/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) menggelar unjuk rasa ke kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten. Mereka menyegel kantor Bawaslu dan menyatakan mosi tidak percaya.

Koordinator aksi Hamas, Kosasih menilai Bawaslu Banten tidak serius mengawali jalannya tahapan Pilkada Banten 2017. Hal itu dilihat dari lambannya dan ketidak tegasan Bawaslu dalam menangani pelanggaran yang terjadi, baik oleh tim sukses maupun pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

“Kita melihat Bawaslu seperti tidak serius mengawasi jalannya pemilu, terlihat lamban dan tidak tegas dalam menangani laporan-laporan pelanggaran dari pasangan calon,” kata Kosasih di sela-sela unjuk rasa, Senin (16/1/2017).

Ia mengungkapkan, banyak alat peraga kampanye (APK) dari kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang ilegal masih berserakan, dan tidak ditindak oleh pengawas pemilu.

Dalam aksi ini mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan ‘Stop Politik Uang dan Selamatkan Pilgub Banten’. Pesan itu disampaikan agar Bawaslu tidak lalai dalam mengawasi bakal terjadinya politik uang di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022.

“Kita ingin pilkada berjalan tanpa adanya politik uang. Mudah-mudahan kekhawatiran kita yang tidak diinginkan agar tidak terjadi,” tukasnya.

Setelah berjam-jam berorasi, massa membubarkan diri, namun terlebih dahulu menyegel kantor Bawaslu. Mahasiswa menyampaikan mosi tidak percaya kepada Bawaslu Banten. [vredo]

Penulis: Vredo Putra
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Kantor Bawaslu Banten Disegel Mahasiswa
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top