Senin, 21 Agustus 2017 |
News Room - Highlight

Kadin Banten 'Mati Suri'

Sabtu, 10 Jun 2017 | 11:54 WIB Dibaca: 371 Pengunjung

Ketua Umum Kadin Banten, Mulyadi Jayabaya.*

SERANG, [NEWSmedia] - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten saat ini diibaratkan sedang mati suri. Organisasi profesi itu tidak berjalan karena Mulyadi Jayabaya sebagai Ketua Umum dianggap tidak mengurus organisasi.

Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Banten, Ampi Tanudjiwa mengatakan, Kadin sebagai salah satu organisasi yang menaungi para pengusaha di Banten, seharusnya dapat dibina dengan baik. Ia menilai, kondisi Kadin Banten saat ini sudah sangat memprihatinkan.

"Ketuanya dari dilantik tahun 2015, tidak pernah nginjak kantor, semuanya diserahin ke Agus Wisas. Saya udah berkali-kali ngajak, tapi nggak bisa," kata Ampi Tanudjiwa.

Ampi juga sudah melaporkan kondisi ini ke Gubernur Banten Wahidin Halim. Ia mendatangi Pendopo Gubernur Banten, Kamis (8/6/2017).

Menurut Ampi, Ketua Kadin Banten Mulyadi Jayabaya sudah tidak bisa menjalankan organisasi. Ia berharap yang bersangkutan datang menunjukkan pertanggungjawabannya terhadap organisasi.

"Dulu Pak JB mengkudeta Pak Iyus. Kalau sekarang engga bisa memimpin, datanglah sebagai ksatria," ucapnya.

Ampi menjelaskan, pengaduan dirinya ke Pemprov Banten bukan yang pertama kalinya. Ia mengaku sudah sejak era Gubernur Rano Karno, melaporkan kondisi Kadin Banten.

"Udah dari dulu, cuma gubernurnya kosong, Rano Karno kurang perhatian sama pengusaha. Tahun 2016 juga rapat dengan Kapolres dan yang lainnya, udah lama sebenarnya. Sekarang tergantung ketua mau gimana. Cuma, saya pengen orang Banten ini berdaya saing dan maju," tuturnya.

Ampi pun meminta Ketua Kadin Banten, Mulyadi Jayabaya agar datang ke Kantor Kadin, mengurus organisasi.

"Datanglah sekali-kali, karena anak buah cinta sama dia. Secara langsung saya udah telepon, tertulis juga udah sering, tapi saya berdoa lah supaya bisa datang ke Kadin, tiga bulan sekali aja cukup," pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Kadin Banten, Agus R Wisas yang mewakili Ketua Umum Kadin Banten Mulyadi Jayabaya, mengatakan, pelayanan dasar organisasi berjalan sesuai yang diamanatkan AD/ART Kadin.

"Tidak ada agenda Kadin yang tertunda. Tidak ada pelayanan dasar Kadin yang terbengkalai, baik kepada eksternal maupun kepada internal," ujar Agus Wisas dihubungi, Sabtu (10/6/2017).

Agus juga mengatakan, Ketua Umum Kadin Banten juga sering melakukan agenda rapat dengan pengurus. "Kita sering rapat di Jakarta, di Warunggunung, di kantor. Kan ngga ada aturan harus rapat di mana," tuturnya.

Agus juga mengklarifikasi pernyataan bahwa Jayabaya menjadi Ketua Umum Kadin Banten setelah mengkudeta Plt. Ketua Umum Kadin Banten Iyus Yusuf Suptandar.

"Pak Ampi tidak layak berbicara seperti itu karena beliau diangkat jadi dewan pertimbangan oleh ketua umum sebagai formatur tunggal. Tidak ada yang dituduhkan itu soal kudeta. JB (Jayabaya-red) tidak pernah mengkudeta Haji Iyus. Pak Ampi tidak tahu sejarah Kadin, tidak tahu proses. Pak Ampi tidak tahu proses terpilihnya JB menjadi ketua umum, dia hanya diangkat, ditunjuk oleh JB, jadi sangat tidak pantas ngomong seperti itu," katanya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Kadin Banten 'Mati Suri'
Dinsos
Top