Rabu, 25 November 2020 |
News Room

Kader HMI Lempari Telur Busuk Ke Gedung DPRD Banten

Kamis, 11 Jun 2020 | 14:58 WIB Dibaca: 385 Pengunjung

Kader HMI Lempari Telur Busuk Ke Gedung DPRD Banten.*

SERANG, [NEWSmedia] - Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang melakukan aksi pelemparan telur busuk ke Kantor DPRD Provinsi Banten, Kamis (11/6/2020).

Koordinator Aksi Ari Opanda mengatakan, pelemparan telur beusk sebagai wujud nyata dari busuknya kinerja DPRD Provinsi Banten yang terkesan diam dan minim menggunakan hak interpelasinya terkait pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD) yang dilakukan Gubenur Banten Wahidin Halim.

"Kami menyatakan mosi tidak percaya dengan legislatif yang saat ini gagal dalam melakukan tugasnya (Controlling-red) dalam mengawal aset Banten yakni Bank Banten," kata Ari saat berorasi.

Ia menilai, pihaknya tidak puas dengan kinerja DPRD Banten lantaran dari 85 anggota dewan, hanya 15 orang yang melakukan hak interpelasi kepada Gubernur Banten.

"Dari 85 anggota perwakilan rakyat tetapi hanya 15 anggota dari jumlah keseluruhan, artinya di bawah 20.persen yang menginterpelasi, ini menimbulkan asumsi liar jika kita kaitkan dengan beras CSR yang digelontorkan kemarin. DPRD kehilangan etos kerja padahal jelas mereka adalah representasi Rakyat " kata Ari 

Sementara Ketua Umum HMI Cabang Serang Faisal Dudayef Payumi Padma dalam orasinya mengatakan, keputusan eksekutif melakukan pemindahan RKUD membuat gaduh ditengah pandemi, seharusnya pemerintah Pemprov bersama dengan DPRD fokus mengatasi Pandemi, namun nyatanya DPRD gagal melakukan tugasnya hingga menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat.

"Seharusnya Eksekutif dan legislatif fokus mengatasi pandemi, ini malah membuat keputusan yang tidak sepatutnya dilakukan sehingga membuat gaduh. DPRD gagal melakukan tugas dan Fungsnya,” teriak Faisal.

Di tempat yang sama, Wakil Sekretaris Bidang Eksternal HMI Badko Jabodetabeka-Banten Aliga Abdilah dalam wawancara menduga bungkamnya para anggota dewan yang tidak menggunakan hak interpelasinya dikarenakan sudah mendapatkan beras dari CSR Bank Bjb sehingga enggan menggunakan Hak Interpelasinya. 

"Saya menduga Operasi beras. Aliran beras dari CSR itu penyebab minimnya hak interpelasi dewan," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Kader HMI Lempari Telur Busuk Ke Gedung DPRD Banten

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top