Sabtu, 15 Mei 2021 |
News Room

JK dan Ormas Islam Sepakat 5 Hal Akhiri Polemik Pembakaran Bendera

Jumat, 26 Okt 2018 | 23:33 WIB Dibaca: 2623 Pengunjung

JK didampingi Ormas Islam menyampaikan 5 hal di Rumah Dinasnya di Jalan Taman Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2018) malam. [net]*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) dan pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam membuat lima pernyataan sikap untuk mengakhiri polemik pembakaran bendera HTI oleh oknum anggota Banser di Garut.

Pernyataan sikap tersebut langsung disampaikan oleh JK setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan tokoh Islam di Rumah Dinasnya, di Jalan Taman Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2018) malam.

"Mengamati secara seksama peristiwa pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat. Bersama ini kami para pemimpin Ormas Islam menyampaikan pernyataan," kata JK didampingi sejumlah tokoh agama dan pimpinan lembaga negara.

Adapun lima pernyataan sikap yang disepakati adalah sebagai berikut:

1. Para pimpinan Ormas Islam mengingatkan bahwa Bangsa Indonesia dalam mengatasi berbagai masalah bangsa selalu diselesaikan dengan musyawarah dan saling pengertian serta tetap menjaga persatan dan kesatuan dengan kearifan dan nilai luhur bangsa.

2. Para Pimpinan ormas Islam yang hadir menyesalkan terjadinya pembakaran bendera di Garut dan sepakat untuk menjaga suasana kedamaian serta berupaya meredam situasi agar tidak terus berkembang ke arah yang tidak diinginkan.

3. Dalam upaya menyelesaikan dan mengakhiri masalah ini, oknum yang membakar dan membawa bendera telah menyampaikan permohonan maaf. Pimpinan GP Anshor serta Nahdlatul Ulama menyesalkan peristiwa tersebut dan telah menberikan sanksi atas perbuatan yang telah melampaui prosedur yang telah ditetapkan dan berharap tidak terulang kembali.

4. Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bergandengan tangan untuk menolak segala bentuk upaya adu domba dan pecah belah. Mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri agar tidak lagi memperbesar masalah. Khususnya kepada segenap Umat Islam marilah kita bersama- sama mengedepankan dakwah Islam yang bil hikmah wal mauidzatil hasanah.

5. Apabila terdapat pelanggaran hukum di dalam peristiwa ini diserahkan kepada Polri untuk menyelesaikan berdasarkan hukum yang berlaku.

Untuk diketahui, pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin; Kapolri Tito Karnavian, dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Pimpinan ormas Islam yang tampak hadir antara lain Ketua Umum MUI, Ma'ruf Amin; Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir; Ketua PB NU, Said Aqil dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazarudin Umar.

Selain itu, pimpinan ormas Islam lainnya yang tampak hadir yakni Ketua Syarikat Islam, Hamdan Zoelva; Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abas; Sekjen PB NU, Helmy Faishal; Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid; cendekiawan muslim Azzyumardi Azra, dan Dewan Penasihat Pimpinan Pusat Persatuan Islam Indonesia (Persis), Maman Abdurahman. [okz/rep]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

JK dan Ormas Islam Sepakat 5 Hal Akhiri Polemik Pembakaran Bendera
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top