Jumat, 20 Juli 2018 |
News Room - Politik - Banten Memilih

Jelang Pencoblosan Pilkada Banten, Dukungan dan Doa Ulama Mengalir untuk WH-Andika

Selasa, 10 Jan 2017 | 21:29 WIB Dibaca: 2176 Pengunjung

Calon Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri haul ke-58 Quthubul Auliya Syeikh Muhyidin Abdul Qodir Al Jaelany di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.*

BANTEN, [NEWSmedia] – Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022 tinggal sebulan lagi. Dukungan untuk pasangan Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Banten nomor urut 1, Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para kiai ulama.

 

Dalam beberapa kesempatan, tokoh ulama Banten yakni KH Muhtadi Dimyati terlihat kerap mendampingi Calon Gubernur Banten Wahidin Halim saat melakukan kampanye tatap muka, berkeliling mengunjungi para ulama di sejumlah kabupaten/kota.

Akhir pekan kemarin, Wahidin Halim datang ke Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. WH menghadiri haul ke-58 Quthubul Auliya Syeikh Muhyidin Abdul Qodir Al Jaelany.

Kehadiran Wahidin disambut antusias para santri di pondok pesantren tersebut. Ahmad, salah satunya. Ia menyampaikan harapan kepada Wahidin, jika terpilih jadi gubernur nanti, kualitas pesantren di Banten lebih ditingkatkan agar bisa sama dengan sekolah bertaraf internasional. Begitupun kualitas pengajar serta sarana dan prasarananya.

Pada kesempatan tersebut, Wahidin juga berjanji untuk mengembangkan pondok pesantren sebagai lumbung ilmu agama sekaligus sebagai wajah dan identitas Provinsi Banten. Wahidin juga mengajak semua elemen masyarakat untuk menghormati para ulama dan kiai yang selama ini telah berjuang menegakan Islam dan Banten Khususnya.

Kedekatan pasangan WH-Andika dengan ulama dan kiai juga ditunjukan dari agenda kampanye calon wakil gubernur Andika Hazrumy. Setiap hari, Andika selalu menyempatkan bersilaturahmi ke kediaman para kiai dan ulama.

Saat berkampanye di wilayah Kabupaten Lebak, Andika Hazrumy mengagendakan menemui para kiai dan ulama. Di Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak misalnya, putra sulung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini bertemu dengan tiga ulama. Yakni KH Saefi, KH Januri, dan KH Ali. Dilanjutkan ke Kecamatan Banjarsari bertemu dengan KH Dede Sirisakti dan KH Ujang.

Kemudian di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Andika bertemu dengan KH Neni Sandja. Sebelumya, Andika pun bertemu para kiai dan ulama di Kecamatan Keronjong, yakni Ustad Deden, Ustad Soleman, Ustad Usup, Ustad Uwen, dan Ustad Abdurrohim.

Bagi Andika, doa para ulama harus didapatkan setiap hari agar proses pilkada berjalan dengan lancar serta mendapatkan pemimpin yang bisa menyejahterakan Banten. Ia mengungkapkan, setiap hari, ada delapan titik di tiap-tiap kabupaten/kota yang harus dikunjungi.

“Setiap hari itu juga, saya selalu minta kepada tim agar bisa menemui ulama. Dalam silaturahmi itu, kita juga menyerap aspirasi untuk kemajuan Banten,” kata Andika.

Andika mengaku mendapat banyak pesan dari ratusan ulama yang sudah dikunjunginya. Salah satunya adalah pesan agar menjadikan Banten sebagai provinsi yang tidak hanya berslogan 'Sejuta Santri Seribu Ulama.

Berita terkait: KH Chudori: Para Ulama Sepakat Pilih WH-Andika Memimpin Banten

“Pendidikan Islam harus diperkuat di Banten. Pendidikan pondok pesantren dikembangkan, dan pendidikan agama Islam di pendidikan formal harus ditambah,” ujarnya.

Kebetulan, pasangan WH-Andika punya program mewujudkan Pusat Studi Kebantenan dan pembangunan Islamic Centre serta Alquran Centre, sebagai upaya untuk mengembangkan pendidikan keagamaan di Banten.

“Kita perkuat jati diri Banten sebagai daerah Islami melalui Pusat Studi Kebantenan. Kemudian kita dekatkan ulama dan umaro melalui Islamic Centre,” tutur Andika.

Perwujudkan Alquran Centre akan dipakai sebagai pusat studi sumber utama ajaran umat Islam, sekaligus sebagai pusat studi keilmuan untuk mengkaji Alquran. “Provinsi Banten harus memiliki Alquran Centre, Sebagai penegasan bahwa Banten merupakan daerah sejuta santri seribu ulama,” ucapnya.

Andika mengatakan, doa, dukungan serta nasihat dari para ulama menjadi sebuah acuan bagi dirinya bersama Wahidin Halim untuk mewujudkan pengabdiannya kepada masyarakat dan menjalankan program dan kebijakan di pemerintahan yang lebih baik. [nr]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Jelang Pencoblosan Pilkada Banten, Dukungan dan Doa Ulama Mengalir untuk WH-Andika
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top