Minggu, 16 Juni 2019 |
News Gallery - Tekno

Jarang Ganti Oli CVT, Begini Jadinya

Jumat, 24 Mei 2019 | 18:14 WIB Dibaca: 359 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Sama seperti kendaraan beroda empat, sepeda motor juga menggunakan transmisi untuk meneruskan tenaga yang dihasilkan mesin, ke roda. Pada skuter matik, jenis transmisi yang digunakan yakni continuous variable transmission atau CVT.

Layaknya transmisi mobil, CVT pada sepeda motor juga membutuhkan pelumas atau oli. Namun, tidak sedikit pemilik skutik yang acuh dengan kondisi pelumas CVT motor. Mereka lebih fokus pada oli mesin.

“Secara fungsi, sama pentingnya. Maka, tidak ada alasan melupakan salah satunya. Harus mendapat perhatian yang sama,” ungkap Training and Technical Service Engineer Motul Indonesia, Rialdy Fasha, dilansir dari 100kpj, Jumat 10 Mei 2019.

Menurut Fasha, kerusakan terjadi secara bertahap, alias pelan-pelan. Dimulai dari berubahnya suara yang dihasilkan motor. “Saat komponen gir transmisi rusak, bakal timbul suara kasar. Gesekan antar komponen dimulai, setelah kekentalan oli berkurang,” tuturnya. 

Berbeda dengan oli mesin, pelumas khusus CVT tidak ada panduan masa pakainya. Namun, Rialdy menyarankan, untuk menggantinya tiap dua kali ganti oli.

Sebagai informasi, PT Perkasa Teknologi Indolube sebagai Agen Tunggal Pemegang Merk Motul di Indonesia, resmi meluncurkan varian pelumas terbaru. Diberi nama Moto 4T 10W-40, produk ini diklaim menjadi produk merek yang termurah.

General Manager Motul Indonesia, Carlo Savoca menjelaskan, meski produk untuk sepeda motor itu didatangkan dari luar negeri, namun banderolnya tetap terjangkau. Yakni. Rp55 ribu. “Produk premium di kelasnya, dengan harga kompetitif,” jelas Carlo. [VIVA]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Jarang Ganti Oli CVT, Begini Jadinya

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top