Kamis, 24 September 2020 |
News Room - Banten Memilih

Jalankan Program Pembangunan, WH-Andika akan Sinergi Dengan Pemerintah Daerah dan Pusat

Jumat, 18 Nov 2016 | 15:37 WIB Dibaca: 883 Pengunjung

Calon Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berbincang dengan petani di Kecamatan Bojong, di sela-sela kampanye tatap muka, Kamis (17/11/2016).*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Penguatan sinergi antar-pemerintah pusat dan di daerah masuk ke dalam visi pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy. Pasangan yang didukung tujuh partai politik itu berjanji akan memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota di Banten dan pemerintah pusat.

“Jika diberi amanah, kami akan mendukung program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat, dan juga kabupaten/kota di Banten,” kata calon Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di sela-sela kampanye tatap muka di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/11/2016).

Andika mengatakan, akselerator utama pembangunan di suatu wilayah adalah adanya infrastruktur yang baik. Dalam konteks entitas provinsi, untuk memaksimalkan infrastruktur dibutukan sinergitas yang baik antar-pemerintah daerah.

“Karena bila menyangkut soal infrastruktur, semua kepala daerah punya domain-nya sendiri. Misalnya urusan jalan saja, ada domain pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Untuk itu lah kembali diperlukan penguatan sinergitas antar-pemerintah," ujar mantan Anggota DPR-RI ini.

Oleh karena itu, rencana pemerintah pusat membangun jalan tol ke selatan Banten dan menjadikan Kecamatan Bojong sebagai salah satu pintu keluar/masuknya, kata Andika, menjadi sebuah manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Menjadi bagian dari jaringan tol, tentu saja akan berdampak pada percepatan pembangunan di sini. Untuk itu, sinergi menjadi penting antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten," tutur Andika.

Percepatan pembangunan tersebut, lanjut Andika, juga masuk ke dalam visi dan misi dalam konteks pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yakni akses pelayanan kesehatan dan akses pendidikan yang lebih baik untuk masyarakat Banten.

Di sela kunjungan tersebut, Andika Hazrumy yang seharusnya kembali ke kendaraannya yang terparkir sekitar 100 meter dari tempat pertemuan, mendadak berbelok ke arah persawahan. Hal itu di luar agenda kunjungan dan membuat pengawal pribadi dan beberapa tim sukses yang mendampingi terkejut.

Putra mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu langsung menyusuri pematang sawah dan mendatangi petani yang sedang berladang. "Maaf bapak-bapak, apakah saya mengganggu?" tanya Andika setelah mengucap salam.

Ketiga petani tampak menggelengkan kepala dan kemudian mempersilakan Andika untuk berada dekat mereka. "Ini kami sedang lihat sawah aja. Sudah selesai nandur. sedang liat kondisi air," kata salah seorang petani bernama Saepudin.

Dia kemudian bercerita bahwa sawah yang mereka olah merupakan sawah tadah hujan sehingga harus lebih sering memeriksa kondisi air.

"Dalam setahun bisa berapa kali panen, lalu apa saja kesulitannya?" tanya Andika. Saepudin secara panjang menjelaskan sejumlah hal penting yang pada intinya adalah kembali soal kebutuhan akan bibit padi yang baik dan kemudahan mendapatkan pupuk.

“Kalau soal pemasaran bagaimana?" kembali Andika bertanya yang kemudian mendapat jawaban yang cukup pendek. "Lumayan aja. Cekap (cukup)," kata Saepudin.

Seusai berbincang, Andika kemudian kembali menuju kendaraannya dan melanjutkan kunjungan tatap muka ke sejumlah tempat di Kecamatan Bojong. [bkw]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Jalankan Program Pembangunan, WH-Andika akan Sinergi Dengan Pemerintah Daerah dan Pusat
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top