Senin, 18 Januari 2021 |
News Room - Peristiwa

Izin Proyek Geothermal di Kabupaten Serang Diminta Tak Diperpanjang

Kamis, 26 Apr 2018 | 18:15 WIB Dibaca: 508 Pengunjung

Sejumlah masyarakat melakukan aksi unjukrasa di Kp. Wangun, Ds. Batukuwung Kec. Padarincang, Kabupaten Serang, Kamis (26/4/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Syarekat Perjuangan Rakyat (Sapar) melalukan aksi demonstrasi di pintu masuk Proyek Geothermal di Kp. Wangun, Ds. Batukuwung Kec. Padarincang, Kabupaten Serang, Kamis (26/4/2018).

Salah satu perwakilan dari tokoh masyarakat, Aunillah mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan kali ini, terkait dengan akan habisnya masa izin eksplorasi panas bumi di Gunung Paraksak oleh PT Sinthesa Geothermal Banten (SBG).

"Mengingat akan habisnya masa izin eksplorasi panas bumi gunung prakasak pada tanggal 28 April 2018 maka kami yang tergabung dalam Aliansi Sapar meminta kepada Pemprov Banten untuk tidak memperpaniang Izin Usaha Penambangan (IUP) PT. Sintesa Banten Geothermal," kata Aunillah kepada awak media.

Ia menjelaskan, selain izin yang dipersoalkan, pihaknya juga meminta kepada PT Sintesa Banten Geothermal untuk menurunkan alat-alat berat yang ada di lokasi pengeboran panasa bumi tersebut.

"Tarik semua alat berat dan kegiatan pembangunan Geothermal di Kampung Wangun," jelasnya.

Ia menegaskan, sejauh ini, pihaknya akan tetap konsisten menolak proyek panas bumi tersebut, lantaran dinilai akan berdampak pada kerusakan alam Padarincang, terutama gunung prakasak yang dianggap sebagai daerah resapan air, hutan produktif dan kekuatan ekonomi masyarakat Padarincang.

"Dengan segala daya upaya dan segenap kekuatan rakyat, kami akan terus memperjuangkan tanah air, bumi kelahiran dari perusakan alam dengan mengatas namakan pembangunan dan kemakmuran, karena bagi kami mencintai ranah air sebagian dari pada Iman," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Izin Proyek Geothermal di Kabupaten Serang Diminta Tak Diperpanjang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top