Selasa, 22 September 2020 |
News Room

Ironi! Di Banten Ada Empat PLTU Besar, Tapi Listrik Masih ‘Byar Pet’

Rabu, 09 Nov 2016 | 21:05 WIB Dibaca: 1835 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Cibaliung (Kumaung), Rabu (9/11/2016) siang menggelar aksi unjuk rasa ke Pendopo Bupati Pandeglang. Mereka memprotes persoalan aliran listrik yang sering mengalami gangguan.

Koordinator Aksi, Kasan Permana menyampaikan kedatangannya ke Pendopo Bupati Pandeglang untuk menyuarakan kekecewaan terkait seringnya terjadi gangguan listrik di wilayah Pandeglang. Padahal, kata dia, di Provinsi Banten sendiri terdapat empat PLTU di antaranya PLTU Suralaya, PLTGU Cilegon, PLTU Lontar Tangerang dan PLTU Labuan.

Menurut Kasan, keberadaan sejumlah PLTU tersebut tidak mampu menjamin stabilitas listrik atau memenuhi pasokan listrik untuk kebutuhan masyarakat, terutama untuk wilayah Cibaliung, Kabupaten Pandeglang (Zona 6)

“Berdasarkan temuan di lapangan, gangguan mati lampu sudah terjadi sejak 9 bulan yang lalu tepatnya pada tanggal 9 maret 2016 sampai saat ini, bahkan diperkirakan lebih dari itu,” kata Kasan.

Gangguan mati listrik sering terjadi di wilayah Kecamatan Cibaliung, baik siang ataupun malam, cuaca kurang baik ataupun sedang baik. Kondisi itu tentunya sangat meresahkan masyarakat Cibaliung dan sekitarnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Kumaung, Haetami A mengatakan, ada beberapa gardu listrik yang tidak sesuai dengan kapasitas maksimumnya, seperti gardu listrik di Cibaliung hanya 200 Volt dan di gardu listrik Desa Waringin Kurung hanya 180 Volt.

Padahal masing-masing gardu, kata Haetami, harusnya mencapai 300 Volt. Minimnya pasokan listrik dan fasilitas yang kurang baik juga menjadi penyebab, sehingga aliran listrik sering terganggu apabila cuaca sedang buruk.

Dalam aksi ini, mahasiswa pun menyampaikan lima tuntutan. Pertama, Bupati Pandeglang harus turun tangan menyikapi persoalaan mati lampu di wilayah Cibaliung. Ke-dua PT PLN Persero harus memaksimalkan pasokan listrik di wilayah Cibaliung.

Ke-tiga, PT PLN Persero harus memperbaiki fasilitas listrik yang kurang baik di wilayah Cibaliung dan sekitarnya. Ke-empat PT. PLN Persero harus transparan mengenai alokasi listrik di wilayah Cibaliung dan sekitarnya.

Dan terakhir, mahasiswa meminta pengurangan pasokan aliran listrik untuk industri dan tambahkan jumlah pasokan listrik untuk masyarakat di wilayah Cibaliung dan sekitarnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ironi! Di Banten Ada Empat PLTU Besar, Tapi Listrik Masih ‘Byar Pet’
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top