Sabtu, 24 Oktober 2020 |
Kesehatan - News Gallery

Investasi Kesehatan Agar Terhindar Masa Lansia Geriatri

Kamis, 25 Mei 2017 | 06:31 WIB Dibaca: 990 Pengunjung

Foto Ilustrasi

[NEWSmedia] - Setiap manusia pasti akan menghadapi masa tua. Biasanya, mereka yang sudah tua menghadapi banyak persoalan soal kesehatan tubuh.

Di Indonesia, seseorang dinilai berumur lanjut usia (lansia) ketika menginjak umur 60 tahun. Hal tersebut mengikuti kebijakan World Health Organization. Sedangkan untuk negara Barat menetapkan seseorang sebagai lansia ketika dia menginjak usia 65 tahun ke atas.

Ahli Geriatri Siti Setiati mengatakan, terdapat dua perbedaan pada lansia yang harus diketahui. Pertama, seorang lansia yang sehat; kedua, mereka yang berusia lanjut dengan penyakit atau geriatri.

“Usia lanjut dan geriatri itu serupa tapi tidak sama. Seseorang yang berusia lanjut belum tentu geriatri, dan geriatri biasanya sudah bergantung sama orang lain,” ujarnya saat diskusi “Bagaimana Hidup yang Sehat dan Menyenangkan di Masa Tua” di Jakarta Pusat kemarin.

Menurut Siti, seseorang harus bisa menjaga kesehatan sejak muda. Akan menjadi terlambat jika memperhatikan kesehatan menjelang usia lanjut karena, badan sudah memiliki penyakit.

Biasanya, seorang lansia dengan sakit akan mengalami berbagai penyakit akut seperti ginjal, jantung, stroke, darah tinggi, keropos tulang, alzheimer dan demensia.

Penyakit itu bukan begitu saja muncul. Siti mengatakan, kesehatan seorang lansia juga didukung berdasarkan faktor genetik. Menurut dia, terdapat orang yang dilahirkan dari genetik yang sehat, dan ada yang tidak.

Maka itu, menjaga kesehatan dan mengubah pola hidup perlu dilakukan sejak dini.

Menjaga kesehatan sejak dini dapat dilakukan dengan menjaga berat badan yang ideal, berolahraga, tidur teratur dan beraktivitas.

“Sejak kecil seorang anak harus disampaikan soal hidup sehat, tidak bisa tiba-tiba usia 80 tahun baru diterapkan. Upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin, memberikan pelajaran ke masyarakat dan kedokteran juga,” tuturnya.

Ketika seseorang sudah berusia lanjut, Siti mengatakan, jangan pernah berhenti untuk belajar dan berpikir. Hal itu untuk membantu pencegahan pikun. Dengan berpikir dan belajar akan membuat otak bekerja dan mengingat.

Mereka juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan sehat, mengurangi lemak dan menambah karbohidrat dalam porsi yang seimbang.

Perbincangan soal lansia juga menjadi penting. Pada 29 Mei akan diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional. Peringatan tersebut sebagai upaya untuk pencegahan penyakit bagi para lansia sejak usia dini. [cnn]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Investasi Kesehatan Agar Terhindar Masa Lansia Geriatri
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top