Rabu, 28 Oktober 2020 |
News Room

Ini Penjelasan PT Cemindo Soal Insiden Kecelakaan Kapal Nelayan di Pelabuhan Bayah

Kamis, 08 Jun 2017 | 19:42 WIB Dibaca: 2202 Pengunjung

Kawasan pabrik Semen Merah Putih di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. (Foto ilustrasi)

BAYAH, [NEWSmedia] - Kecelakaan laut terjadi pada Minggu (4/6/2017) antara kapal nelayan dengan kapal tongkang di Pelabuhan Semen Merah Putih Bayah, Kabupaten Lebak. Insiden itu mengakibatkan seorang nelayan mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.

PT Cemindo Gemilang pun menyesalkan terjadinya musibah tersebut. Perusahaan yang memproduksi semen merk Merah Putih itu menyampaikan keprihatinanya kepada nelayan yang menjadi korban.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak Pelabuhan Bayah untuk menegaskan bahwa kejadian ini murni musibah karena faktor alam semata yang tidak bisa dihindari yakni adanya ombak besar,” kata Corporate CSR Cemindo Gemilang, Sigit Indrayana melalui siaran pers yang diterima NEWSmedia, Rabu (7/6/2017).

Sigit menjelaskan, musibah yang menimpa kapal tongkang yang menyeret satu kapal nelayan di Pelabuhan Bayah merupakan murni kecelakaan yang tidak disengaja akibat ombak besar. Menurutnya, perseroan menyesalkan terjadinya musibah tersebut dan berempati atas adanya korban luka.

Sigit juga menjelaskan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Bayah Cemindo dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku dan standar keamanan serta keselamatan yang tinggi. Selain itu, wilayah terminal pelabuhan Cemindo sebenarnya sudah diberikan tanda batas peringatan yang tidak boleh dilintasi oleh nelayan.

“(Tanda batas peringatan) itu dibuat untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” terangnya.

Sigit pun menegaskan musibah yang terjadi itu tidak disengaja dan diharapkan tidak terulang kembali. Sebagai tindakan aksi tanggap cepat, PT Cemindo Gemilang bersama pihak yang berwenang di pelabuhan juga telah memberikan bantuan pengobatan kepada korban.

“Berdasarkan laporan tim security di pelabuhan, selain karena ombak besar, ada keterangan bahwa korban dari pihak nelayan sengaja menerobos tambang kapal tongkang yang kendor. Tim security di pelabuhan sudah memperingatkan nelayan tersebut,” kata Sigit.

Namun karena terjadi secara cepat, lanjut Sigit, kapal tongkang yang mulai bergerak menyisakan tali tambang yang terhempas dan mengenai kapal beserta nelayannya. “Kabar terakhir menyatakan kondisi korban mulai membaik setelah diobservasi tim medis,” tuturnya.

Sehari setelah kejadian, puluhan nelayan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak mendatangi kantor pabean milik PT Cemindo Gemilang, di Kampung Jogjogan, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Para nelayan tersebut meminta pertanggungjawaban pihak perusahaan terhadap nelayan yang menjadi korban. [idr]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ini Penjelasan PT Cemindo Soal Insiden Kecelakaan Kapal Nelayan di Pelabuhan Bayah
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top