Minggu, 13 Juni 2021 |
News Room

Ini Latar Belakang Ditetapkannya Hari Santri Nasional

Minggu, 23 Okt 2016 | 02:16 WIB Dibaca: 2161 Pengunjung

Atraksi pengisi acara saat pembukaan Pospenas VII di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Sabtu (22/10/2016). (Foto: Humas Pemprov Banten)

SERANG, [NEWSmedia] - Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren (Pospenas) VII 2016 yang diselenggarakab di Provinsi Banten menjadi momen penetapan Hari Santri Nasional yang akan diperingati setiap 22 Oktober.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan latar belakang penetapan Hari Santri Nasional yang puncak perayaannya dibarengi dengan event Pospenas VII ini.

Menurut Jokowi, penetapan Hari Santri Nasional dilatarbelakangi oleh revolusi jihad yang digaungkan oleh KH Hasyim Ashari pada tahun 1945.

"Malam ini saya mengajak untuk menemukan kembali api semangat yang berkobar pada 71 tahun yang lalu, ketika Kiai Haji Hasyim Ashari menggelorakan revolusi jihad untuk kemerdekaan Indonesia," jata Presiden Jokowi, dalam sambutannya pada pembukaan Pospenas VII di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Sabtu (22/10/2016) malam.

Menurut Jokowi, setelah 71 tahun ini api semangat jihad tersebut tidak boleh padam dalam diri santri. Santri harus berjuang mengisi kemerdekaan Indonesia.

"Kekuatan kita sebagai bangsa sesungguhnya adalah semangat jihad, semangat kebangsaan yang diwariskan oleh para pahlawan kita. Saya yakin dengan semangat itu kita optimis untuk menghadapi segala tantangan untuk menjadi bangsa pemenang," ucap Jokowi.

Penetapan Hari Santri Nasional yang pertama ini menurut Jokowi diperingati oleh seluruh santri se-Indonesia.

"Di pondok-pondok seluruh Indonesia, para santri merayakan hari besar ini. Saya ucapkan selamat Hari Santri Nasional untuk para santri," ujarnya.

Baca juga: Meriah, Pospenas VII Resmi Dibuka Presiden

Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, pelaksanaan Pospenas yang bertepatan dengan hari Santri Nasional ini untuk menunjukan bahwa santri tidak hanya mampu mengaji, namun mempunyai kompetensi lain yang bisa memberikan kontribusi bagi negeri.

"Para santri diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi negara. Saya ucapkan kepada seluruh santri, selamat bertanding," kata Rano.

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, baru kali ini dirinya merasakan hari besar nasional diselenggarakan dengan gegap gempita.

"Baru ini hari saya rasakan, hari besar nasional, selain hari kemerdekaan Indonesia diselenggarakan secara gegap gempita oleh segenap masyarakat, ini luar biasa," tutur Lukman, seraya berharap Hari Santri menjadi momentum untuk memperjuangkan nilai-nilai ke-Islaman dan jati diri ke-Indonesiaan. [hms]

Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ini Latar Belakang Ditetapkannya Hari Santri Nasional
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top