Kamis, 13 Mei 2021 |
News Room - Pemerintahan - Ekonomi

Ini Langkah PLN usai Menteri ESDM Minta Tarif Listrik Turun

Kamis, 06 Jul 2017 | 16:59 WIB Dibaca: 1795 Pengunjung

JAKARTA, [NEWSmedia] - Mempertimbangkan daya beli masyarakat dan efisiensi PLN. Pemerintah RI melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Ignasius Jonan, menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik sampai akhir tahun ini, baik subsidi maupun non subsidi. 

Bahkan, Jonan meminta PLN berupaya menurunkan tarif listrik tiap 3 bulan sekali. Penurunan tarif listrik akan sangat bermanfaat untuk masyarakat. Untuk pelanggan industri misalnya, biaya listrik yang lebih efisien tentu meningkatkan daya saing.

Jonan ingin rata-rata tarif listrik industri yang sekarang Rp 1.100/kWh bisa turun menjadi Rp 800-900/kWh dalam 3 tahun. Demikian juga tarif listrik rumah tangga, Jonan berharap PLN bisa menurunkannya perlahan-lahan dalam 2 tahun ke depan.

Untuk mewujudkan hal itu, PLN menyatakan akan terus melakukan langkah-langkah efisiensi supaya biaya pokok penyediaan (BPP) listrik turun, dan ujung-ujungnya tarif listrik bisa lebih murah. Misalnya dengan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) 

"Kami melakukan efisiensi, pembangkit-pembangkit yang enggak ekonomis diganti, PLTD-PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) diganti, kami konversi ke batu bara dan sumber energi lain yang lebih murah," kata Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka, Kamis (6/7/2017). 

PLN berupaya menurunkan BPP listrik melalui pembuatan kontrak-kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) yang lebih adil. "Bila perlu kami renegosiasi perjanjian-perjanjian dengan IPP (Independent Power Producer). Misalnya Availability Factor kami ubah, kan itu mengurangi risiko Take or Pay," ujarnya. 

Selain itu, penjualan listrik ditingkatkan agar tak banyak listrik yang terbuang percuma. "Kami mengoptimalkan penjualan reserve margin di beberapa daerah. Dengan begitu, rasio antara pendatan dengan biaya operasi lebih ringan," tukasnya. 

Di luar upaya-upaya yang dilakukan PLN sendiri, Made juga meminta dukungan regulasi dan kebijakan dari pemerintah agar tarif listrik makin terjangkau untuk masyarakat. 

"Kami berharap ada regulasi agar BPP wajar. Misalnya harga energi primer jangan dibuat tinggi-tinggi. Kurs mata uang harus dijaga karena berdampak ke tarif listrik," tutupnya. [Red/dtc]

Penulis: Red/dtc
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ini Langkah PLN usai Menteri ESDM Minta Tarif Listrik Turun
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top