Jumat, 10 April 2020 |
News Room - Banten Memilih

Ini Keterangan Direktur RSUD Banten Terkait Dugaan Kampanye Terselubung Rano Karno

Selasa, 22 Nov 2016 | 21:57 WIB Dibaca: 1734 Pengunjung

Calon Gubernur Banten Rano Karno saat mengunjungi pasien di RSUD Banten, Senin (21/11/2016).*

SERANG, [NEWSmedia] - Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten Dwi Hesti Hendarti memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Serang terkait dugaan kampanye terselubung Rano Karno saat menjenguk pasien di RSUD Banten tersebut pada Senin, 21 November 2016.

Dwi Hesti datang ke kantor Panwaslu Kota Serang sekitar pukul 14.00 WIB, dan langsung masuk ke ruangan untuk dimintai keterangan oleh penyidik pengawas pemilu.

“Saya sendiri nggak ada di kantor waktu itu. Jam 11 itu kan jam besuk, jadi siapa saja boleh masuk,” kata Dwi Hesti Hendarti diwawancara usai dimintai keterangan di kantor Panwaslu Kota Serang, Selasa (22/11/2016).

Hesti mengaku tidak mendapat konfirmasi terkait kedatangan gubernur non aktif ke rumah sakit milik Pemprov Banten tersebut.

“Tidak ada konfirmasi mau datang ke rumah sakit. Komunikasi hanya menanyakan kondisi anak itu aja (pasien) Kata beliau (Rano Karno-red) pengen diskusi sama dokternya. Kalau rumah sakit kan punya masyarakat,” tuturnya.

Menurut Hesti, calon gubernur yang merupakan kader PDI Perjuangan itu memiliki kedekatan dengan keluarga korban, sudah seperti keluarga sendiri. "Beliau (Rano-red) udah dianggap keluarga sama keluarga pasien. Nggak ada indikasi menunjukkan ini itu," ucap Hesti.

Namun dalam kunjungan tersebut, diketahui Rano Karno tidak hanya memberikan bingkisan kepada seorang pasien, melainkan memberikan bingkisan juga kepada pasien lain.

Selain Direktur RSUD Banten, pada saat yang sama Panwaslu Kota Serang juga memanggil tim pemenangan pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten nomor urut dua, Rano Karno-Embay Mulya Syarief, yang diwakili kuasa hukumnya, Astiruddin Purba.

Purba mengatakan kedatangan Rano Karno ke RSUD Banten bukan dalam rangka kampanye, melainkan secara individu.

Simak: Video Ketika Rano Karno Mengunjungi Pasien di RSUD Banten, 21 November 2016

“Kebetulan kemarin dokter yang menangani pasien nelepon Pak Rano, katanya pasien mau pulang. Karena sudah dianggap keluarga, akhirnya Pak Rano mampir untuk nengok, bukan dalam rangka kampanye," kata Purba setelah memberikan klarifikasi ke Panwaslu Kota Serang. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ini Keterangan Direktur RSUD Banten Terkait Dugaan Kampanye Terselubung Rano Karno
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top