Jumat, 22 September 2017 |
News Room - Hukum

Ini Kata KPK Terkait KY Bentuk Tim Investigasi 'Hilangnya' Nama Setnov

Selasa, 15 Agt 2017 | 09:39 WIB Dibaca: 137 Pengunjung

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Terkait hilangnya nama Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dalam berkas vonis mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto dalam sidang korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP). Tim Komisi Yudisial membentuk tim investigasi.

Nama Setnov yang kini menjabat Ketua DPR RI, sebelumnya tercantum dalam berkas dakwaan sebagai pihak yang mengatur besaran anggaran proyek pengadaan e-KTP.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah menyatakan, pihaknya menghormati keputusan KY tersebut. Menurut Febri, KY memang memiliki kewenangan untuk penegakan etika dan martabat hakim.

"Kami hormati kalau kemudian KY melakukan investigasi atau membentuk tim atau sejenisnya," kata Febri, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (14/8/2017).

Terkait hilangnya sejumlah nama dan fakta persidangan dalam vonis untuk dua pejabat Kemendagri Irman dan Sugihato, lanjut Febri, jaksa KPK sendiri sudah mengajukan banding. KPK telah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi beberapa waktu lalu.

"Jadi, nanti kita lihat perkembangan seperti apa, kami fokus pada materi perkaranya. Ada sejumlah nama yang hilang juga dan itu diduga diakibatkan oleh beberapa fakta yang belum dipertimbangkan di persidangan," ujar Febri.

Ketua Komisi Yudisial Aidul (KY) Fitriciada Azhari sebelumnya mengaku telah membentuk tim investigasi terkait hilangnya nama Setnov.

Padahal, nama Setnov sebelumnya tercantum dalam berkas dakwaan sebagai pihak yang mengatur besaran anggaran proyek pengadaan e-KTP.

Proses investigasi saat ini tengah berjalan. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam prosesnya seperti pemeriksaan saksi dan bukti yang ada. [Kdc]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ini Kata KPK Terkait KY Bentuk Tim Investigasi 'Hilangnya' Nama Setnov
Top