Sabtu, 06 Juni 2020 |
News Room - News Community

IMIKI Kritisi Beredarnya Hoax di Banten

Senin, 17 Apr 2017 | 20:58 WIB Dibaca: 1113 Pengunjung

Logo IMIKI.*

SERANG, [NEWSmedia] - Beredarnya hoax atau berita palsu yang beredar di kalangan masyarakat, di kritisi oleh Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IMIKI) Provinsi Banten.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IMIKI Banten, Nurul Fajri pada acara pelantikan, diskusi dan rapat kerja cabang IMIKI Banten di Gedung Serbaguna DPRD Banten, Sabtu (15/4/2017).

"Ini menjadi PR bagi mahasiswa ilmu komunikasi dalam menangkal peredaran hoax tersebut dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat," kata Fajri disela-sela acara.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber pimpinan redaksi salah satu media online di Banten, Nurhaedi yang mengatakan, hoax telah beredar sejak dahulu kalau, bahkan sejak tahun 1908.

"Hoax itu lahir dari media abal-abal dan menyebar di media sosial, seperti Facebook. Maka kita harus bijak dalam menggunakan media sosial," kata Haedi, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Pusat IMIKI.

Sementara itu, Kepala Seksi Teknologi  Komunikasi pada Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Kusma Supriatna mengatakan, dari bidang pemerintahan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk menangkal Hoax tersebut, salah satunya dengan mengadakan media literasi kepada mahasiswa dan masyarakat umum di Banten.

"Hoax ini tidak bisa dihilangkan, tapi paling tidak kita terus berupaya untuk meminimalisir penyebarannya," kata Kusma.

Komisioner dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten, Ade Jahran menilai, berita palsu atau hoax bisa muncul pada momen-moment tertentu, seperti Pilkada atau pun Pilpres.

"Saya sedikit mengamati Pilgub Banten kemaren, tapi saya tidak komentar karena menjaga netralitas," pungkasnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

IMIKI Kritisi Beredarnya Hoax di Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top