Kamis, 13 Agustus 2020 |
News Room - Hukum

HTI Dibubarkan, Matin Syarkowi Sebut Langkah Pemerintah Sudah Tepat

Senin, 08 Mei 2017 | 19:41 WIB Dibaca: 1652 Pengunjung

KH Matin Syarkowi (Doc:NEWSmedia)

SERANG, [NEWSmedia] - Koordinator Majelis Pesantren Salafi (MPS) Banten, KH Matin Syarkowi, yang selama ini gencar menolak keberadaan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), mengapresiasi tindakan pemerintah yang akan membubarkan organisasi tersebut. Senin (8/5/2017).

"Keputusan pemerintah sudah tepat, HTI itu bukan Ormas Islam, tetapi gerakan politik praktis yang di pelopori seorang Ulama bernama Taqiyudin Al-Nabhani dan HTI memang dibutuhkan di Palestina bukan di Indonesia," kata Kiyai Matin saat dihubungi NEWSmedia.

Rencana HTI yang ingin mendirikan negara Khilafah, lanjut Matin, sangatlah tidak tepat karena Indonesia berdiri melalui proses perjuangan yang sangat panjang, tanpa memandang agama, ras, suku dan lain sebagainya.

"Lalu ditetapkan pula dasar konstitusinya yaitu UUD 1945, sampai kemudian ditetapkan Sosio-Kultur Bhineka Tunggal Ika dan telah ditetapkan bentuk negara Indonesia yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.

Lanjutnya, bahkan ia berpendapat, seharusnya HTI dibubarkan pada saat Deklarasi Khilafah tahun 2013 di Gelora Bung Karno. Karena sudah diketahui bahwa HTI menjebak masyarakat dengan gaya "Taqiyah" HTI dalam kerangka rekruitmen anggota, persoalan memperjuangkan pendirian Khilafah di Indonesia itu bukan persoalan aqidah dan ibadah. Khilafah merupakan persoalan "Syiasah".

"Jadi anti dan menolak sistem khilafah itu tidak berarti kita anti Islam. Pokoknya apapun nama organisasinya yang pemikiran dan ideologinya anti Pancasila jelas harus dibubarkan," tutupnya. [Vredo]

 

Penulis: Vredo Putra
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

HTI Dibubarkan, Matin Syarkowi Sebut Langkah Pemerintah Sudah Tepat
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top