Kamis, 23 November 2017 |
News Room - News Community

Hipmi Kota Serang Mewadahi Usaha Penyandang Disabilitas

Sabtu, 16 Sept 2017 | 12:21 WIB Dibaca: 279 Pengunjung

Anggota DPD RI, Andiara Aprilia Hikmat sebagai tamu khusus dalam acara Hipmi Kota Serang bersama PPDI di Sekertariat PPDI di Jalan Raya Petir, Kampung Jeranak, Kota Serang, Jumat (15/9/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Serang bersama dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Serang melakukan kerjasama untuk memberdayakan ekonomi bagi penyandang disabilitas. Kerjasama meliputi pemberian keterampilan hingga pemasaran produk usaha.

Ketua Hipmi Kota Serang, Ananda T Salichan mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan dan pemberdayaan kepada penyandang disabilitas yang ingin bergelut di dunia usaha.

"Dengan adanya kita di sini, diharapkan bisa mendorong teman-teman (penyandang disabilitas) untuk berwirausaha ekonomi kecil, seperti koperasi, kerajinan tangan, termasuk juga dari teman-teman yang suka masak, kita akan bantu promosikan dan pasarkan," kata Ananda pada acara di Sekertariat PPDI di Jalan Raya Petir, Kampung Jeranak, Kota Serang, Jumat (15/9/2017).

Ananda ingin menjadikan Hipmi Kota Serang sebagai wadah bagi para penyandang disabilitas untuk menyalurkan potensi dan keahlian di bidangnya masing-masing.

"Kami di sini ini ingin bagaimana caranya untuk menyebarkan virus-virus wirausaha bagi para kaum muda, dan nantinya kami juga akan memberikan pelatihan, agar teman-teman dapat menciptakan sesuatu yang bisa menghasilkan nilai uang, yang nanti bisa jadi penghasilan tetap untuk kebutuhan sehari-sehari," terangnya.

Cara yang dilakukan Hipmi, lanjut Ananda, yaitu dengan menyelenggarakan pameran UMKM yang di dalamnya memasarkan produk usaha atau hasil karya kaum disabilitas. Seperti yang pernah dilakukan tahun lalu di kampus Untirta dan di Alun-alun.

"Kita tiap tahun rutin membuka wadah bagi para penguhasa muda, yang sekaligus bertujuan untuk memasarkan kemampuan wirausaha yang teman-teman miliki," katanya.

Kuota Pekerja Disabilitas

Sementara itu, anggota DPD RI Andiara Aprilia Hikmat yang menjadi undangan khusus dalam acara tersebut mengatakan, perlunya persamaan kewajiban dan kepedulian antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN/BUMD dan swasta dalam memenuhi kuota 2 persen pekerja disabilitas dari total jumlah pekerja.

"Kewajiban harus dirumuskan dengan proporsional, khususnya menyangkut karakteristik pekerjaan, tingkat risiko dan keterampilan penyandang disabiltas. Selain itu, perlu ada rumusan yang memastikan persyaratan rekrutmen, agar tidak mempersulit penyandang disabilitas," ujarnya. [firman]

Penulis: Firman Arief
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Hipmi Kota Serang Mewadahi Usaha Penyandang Disabilitas

BERITA TERKAIT

Top