Selasa, 22 Juni 2021 |
News Room

Hindari OTT, Gubernur Banten Minta Tamu Tak Bawa Tas

Jumat, 29 Sept 2017 | 21:17 WIB Dibaca: 867 Pengunjung

Foto Ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK di beberapa daerah termasuk di Banten, Gubernur Banten, Wahidin Halim meminta kepada setiap tamu yang ingin bertemu dengannya agar tidak membawa tas.

Hal tersebut dilakukan lantaran ia khawatir, tas yang dibawa oleh tamu tersebut adalah jebakan yang bisa mengakibatkan dirinya terjaring OTT.

"OPD atau siapapun kalau mau ketemu saya jangan bawa tas, khawatir tas isinya duit nanti saya kena (OTT-red)," kata Wahidin setelah menandatangani MoU dengan Kejati Banten di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (29/9/2017).

BACA JUGA: Wali Kota Cilegon Terjaring OTT KPK

Ia mengatakan, sebagai aparatur sipil negara (ASN), mantan Wali Kota Tangerang itu mengaku telah mendapat gaji yang cukup tanpa harus menerima suap dari manapun.

"Kita sebagai pegawai sudah ada gajih buat kita, saya lama di dunia birokrat dan Alhamdulillah sampai saat ini saya aman," jelasnya.

Sebelumnya,Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Cilegon, Banten. Dari sepuluh orang yang diamankan, satu di antaranya adalah Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi.

"Ada tim Penindakan KPK yang ditugaskan di daerah Banten. Sampai tengah malam hari Jumat, 22 Sept 2017, KPK lakukan OTT di Kab/Kota di Banten. Sejauh ini diamankan sekitar 10 orang," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Hindari OTT, Gubernur Banten Minta Tamu Tak Bawa Tas
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top